Piala Thomas 2020 - Akui PDKT di Ceres Arena Lancar, Begini Kata Jonatan Christie!

Sumakwan Wikie Riaja Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:00 WIB
Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, saat tampil melawan wakil Aljazair, Youcef Sabri Medel, pada penyisihan grup A Thomas Cup 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (10/10/2021). (YVES LACROIX/BADMINTON PHOTO)

BolaStylo.com - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mengaku sudah merasa lebih enak bermain di Ceres Arena usai sebelumnya masih banyak hal yang kurang.Langkah pertama meyakinkan Tim Thomas Indonesia di ajang kejuaraan beregu, Thomas Cup 2020 usai mengalahkan Alajazair dengan skor 5-0.Adapun Jonatan Christie yang berhasil membuka keunggulan Indonesia saat menghadapi tunggal putra Aljazair, Youcef Sabri Medel.Pebulu tangkis tunggal putra yang akrab disapa Jojo itu mampu menaklukkan tunggal putra unggulan Aljazair dengan skor 21-8, 21-8.

Baca Juga: Piala Uber 2020 - Meski Bawa Angin Segar, Greysia/Apriyani Akui Kesalahan Ini!Tampil gemilang membuat penampilan Jonatan dinilai mengalami peningkatan setelah beberapa kali menelan kekalahan di ajang bergengsi.Usai sebelumnya di ajang Piala Sudirman 2021, Jojo harus mengakui kemenangan Brian Yang (Kanada) dengan skor 21-9, 20-22, 18-21.Tak hanya itu, pebulutangkis kelahiran Jakarta ini bahkan tak lagi menjadi wakil Indonesia usa kegagalannya menaklukkan tunggal putra Kanada, Brian Yang.Meski sempat diragukan, Jonatan mampu membalikkan kepercayaan diri merah putih dengan kemenangan telak kontra Youcef Sabri Medel di partai pertama.

Baca Juga: Piala Thomas 2020 - Legenda Malaysia: Indonesia Akan Balas Dendam!Berhasil memetik kemenangan tak membuat pemain 24 tahun itu berjalan mulus, apalagi di sesi latihan pembuka dirinya mengaku masih banyak kekurangan yang terjadi di Ceres Arena.Namun seusai pertandingan, Jojo mengaku sudah mendapatkan feel yang baik ketimbang sesi latihan pertama.Bak seorang lelaki yang berhasil melalukan pendekatan, Jojo kini telah memahami kondisi lapangan (Ceres Arena)."Bagi Saya, pertandingan ini untuk uji coba lapangan, dan juga untuk mencari tahu bagaimana kondisi lapangan, shuttlecock, serta arah angin," kata Jonatan dikutip dari Antara News.

Baca Juga: Piala Uber 2020 - Beberkan Kelemahan, Putri KW Masih Belum Stabil"Shuttlecock di sini juga lebih enak untuk menyerang dibanding yang dipakai di Finlandia (dalam Piala Sudirman)" lanjutnya.Pernyataan senada juga disampaikan pelatih tunggal putra PP PBSI, Hendry Saputra terkait performa anak asuhnya itu."Pertandingan melawan pemain-pemain Aljazair itu kami gunakan untuk penyesuaian lapangan agar feel pemain bisa didapat," ujar Hendry."Selebihnya, pemain bisa mengetahui kondisi lapangan sekaligus mencoba shuttlecock yang dipakai di sini.

Baca Juga: Serba-serbi Peraih Ballon d'Or 2021, 4 Pemain Favorit Lionel Messi!"Lewat pertandingan tersebut, kami berharap agar para pemain bisa belajar untuk menerapkan strategi permainan mereka dengan baik," pungkasnya.Lanjut di partai kedua, Shesar Hiren Rhustavito juga berhasil menggandakan kemenangan dalam laga melawan Mohamed Abderrahime Belarb dengan skor 21-6, 21-12.Di partai ketiga, Chico Aura Dwi Wardoyo sukses teruskan tren kemenangan melawan Adel Hamek dengan skor 21-11, 21-6.Kemudian, ganda putra unggulan Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mampu mengubah perolehan skor Indonesia menjadi 4-0 dalam laga melawan Koceila Mammeri/Youcef Sabri Medel dengan skor 21-9, 21-15.

Baca Juga: Piala Thomas 2020 - Pelatih Jepang Beberkan Titik Lemah Kento Momota!Di partai terkahir, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mampu menyempurnakan poin Indonesia usai melibas Mohamed Abderrahime Belarbi/Adel Hamek, 21-3, 21-11.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : ANTARA News
Penulis : Sumakwan Wikie Riaja
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan