Mengaku Lelah, Marko Simic Ungkap Perasaanya untuk Persija Jakarta

Eko Isdiyanto Jumat, 23 November 2018 | 08:36 WIB
Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic. ()

Dia mengaku mencintai stadion kebanggaan masyarakat dan pendukung sepak bola Indonesia itu.

Instastory Marko Simic

"Selalu berganti stadion setiap pertandingan kandang, lelah," tulis Marko Simic.

Baca Juga : Alasan Pelari China Buang Bendera Negaranya di Ajang Suzhou Marathon

Instastory Marko Simic

Apa yang dirasakan penyerang berusia 30 tahun itu merupakan hal yang wajar mengingat Persija sedang dalam perburuan gelar juara.

Menyusul hal itu, Simic tetap optimistis jika timnya bermain di SUGBK dan memberikan pujian untuk rekan setimnya.

"Jika tim ini main di Jakarta kami jadi juara, tetapi kami main di Jakarta hanya 5-6 laga. Tetapi kami bisa menembus nomor 2, jadi semua dalam tim ini adalah hero," ucap Marko Simic.

Baca Juga : Bukan Kaleng-Kaleng, Debut MMA Hulk Sekaligus Pria Terseram di Dunia

"Kami sering main di tempat netral tapi bisa di nomor 2, semua anggota tim ini adalah hero. Kredit kepada semua pemain dan pelatih, luar biasa," imbuhnya.

Kemenangan wajib diraih pasukan Stefano Cugurra Teco pada 3 laga terakhir Liga 1 2018.

Hasil melawan Persela Lamongan membuat Bambang Pamungkas dkk membuat Persija hanya berselisih 1 poin dengan PSM Makassar yang untuk sementara duduk di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 54 poin.

Baca Juga : Ini Loh Olahraga Keras Mark Wahlberg, Produser Sekaligus Lawan Main Iko Uwais dalam Film Mile 22

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

UEFA Nations League tahap grup telah rampung pada Selasa (20/11/2018) atau Rabu dini hari WIB. BolaSport.com merangkum posisi akhir para peserta kompetisi antarnegara Eropa ini. Agenda fase grup UEFA Nations League dengan sistem liga yang melibatkan 55 negara dalam 131 pertandingan total telah selesai tengah pekan ini. Dari empat divisi kompetisi, hanya para juara grup di Liga A atau lapis teratas yang berhak lolos ke putaran final. Mereka ialah timnas Belanda (Grup 1), Swiss (2), Portugal (3), dan Inggris (4). Kuartet tersebut akan bertanding pada tahap akhir yang memakai format knock-out dengan sistem semifinal pada 5-6 Juni 2019. Lantas, bagaimana dengan nasib kontestan lain? Berikut BolaSylo membuat rekapitulasi soal siapa yang mendapatkan promosi atau naik level ke divisi di atasnya, serta mereka yang terdegradasi ke liga lapis bawah. #UEFAnationleague #liganegaraeropa #UEFA

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : bolastylo.bolasport.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Nina Andrianti Loasana
Video Pilihan