Deretan Kesalahan dalam Diet Keto yang Membuat Berat Badanmu Susah Turun

Muhammad Shofii Selasa, 4 Desember 2018 | 21:51 WIB
Diet keto dapat sebabkan penyakit kardiovaskular (Cleveland Clinic Health Essentials)

BolaStylo.com - Ada beberapa kesalahan yang tak disadari ketika melakukan diet keto untuk memperoleh bentuk tubuh yang proporsional.

Diet keto telah menjadi pola diet populer yang diklaim ampuh menurunkan berat badan.

Tapi, tak semua orang yang mempraktikan pola diet ini mendapatkan hasil yang diharapkan.

Terkadang, saat menerapkan pola diet ini kita tak menyadari beberapa kesalahan yang kita lakukan.

Padahal, kesalahan itulah yang membuat gagalnya tujuan kita untuk memiliki berat badan ideal.

Baca Juga : Militer Indonesia Pernah Memberantas Dalang Republik Papua Barat yang Erat dengan KKB Pelaku Pembantaian 31 Pekerja, Ini Rahasia Olahraga Kekuatannya

Diet keto dapat tingkatkan risiko kematian

Dilansir BolaStylo.com dari Kompas.com, berikut enam kesalahan dalam diet keto yang membuat berat badan sulit turun.

1. Makan terlalu banyak kalori

Diet keto merupakan pola diet yang membatasi asupan karbohidrat dan meningkatkan asupan lemak, yang cukup padat kalori.

Dalam setiap gram lemak mengandung 9 kalori, sementara dalam setiap gram karbohidrat mengandung 4 kalori. Jadi, ketika kita menurunkan jumlah karbohidrat dan menggantinya dengan lemak, kita mungkin meningkatkan jumlah kalori dalam diet kita.

Menurut Ginger Hultin, selaku pakar nutrisi dan diet, diet ketogenik dirancang untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Jadi, jika kita mengkonsumsi terlalu banyak kalori untuk kebutuhan harian, ada kemungkinan lemak tertimbun di tubuh seperti yang terjadi pada pola diet apapun.

Jika kita akan mencoba diet keto, sebaiknya kita berkonsultasi dengan ahli diet untuk menentukan berapa banyak kalori dari lemak yang harus kita konsumsi setiap harinya.

2. Tubuh tak benar-benar mengalami ketosis

Menentukan adanya ketosis dalam tubuh perlu perhitungan tertentu.

Tanpa benar-benar menganalisis asupan makanan kita, sulit untuk mengetahui apakah tubuh sepenuhnya dalam ketosis atau tidak.

Hultin mengatakan kita butuh asupan karbohidrat yang rendah dalam diet ini.

Jadi, makanan seperti nasi, kentang, roti, sayuran mengandung zat tepung, jus atau permen jenis apa pun kemungkinan akan mendorong kita melampaui batas karbohidrat yang disarankan.

Kita bisa dengan mudah kehilangan jejak ketosis dalam tubuh, terutama ketika mengonsumsi makanan berkarbohdirat yang nampaknya tidak berbahaya.

Oleh karena itu, hal terbaik adalah memilih makanan rendah karbohidrat seperti sayuran hijau atau buah berri.

Baca Juga : Marcus Fernaldi Gideon Bertabur Emas saat Makan Malam dengan Istri, Netizen: Crazy Rich, Bebas!

"Setiap orang berbeda. Apa yang membuat satu orang mengalami ketosis bisa berbeda untuk orang lain," kata Hultin.

Saat berat badan tidak ada perubahan, mungkin ada baiknya kita memeriksa status ketogenik yang kita alami. Hultin mengatakan, ada semacam alat berupa strip tes untuk urin yang bisa membantu kita memeriksa status ketogenik dalam tubuh.

Namun, beberapa faktor seperti tingkat hidrasi kerap membuat hasil tes dengan alat tersebut tidak akurat.

"Cara terbaik untuk mengetahui proses ketosis yang terjadil adalah melalui tes darah, tetapi itu invasif dan harus direkomendasikan dan dilakukan oleh dokter," katanya.

Kita bisa meminta bantuan dokter untuk menguji darah kita.

Drew Manning, selaku ahli keto, mengatakan kita bisa memberi monitor keto darah online ata beberapa strip tes jika dokter mengizinkan.

3. Stres atau tekanan dalam pikiran

Saat diet yang kita lakukan tak membuahkan hasil, bisa jadi ada hormon lain dalam tubuh yang berperan.

Hormon tersebut merupakan kortisol yang diproduksi tubuh saat kita sedang stres, menyebabkan lemak tetap bertahan di tubuh dan menahan air.

Peningkatan kadar kortisol yang merupakan akibat dari stres, kecemasan, atau kurang tidur, kata Hultin, itu bisa mempersulit penurunan berat badan.

"Kortisol adalah hormon 'fight or flight'. Jadi saat produksinya melonjak, tubuh tak bisa membakar lemak dengan baik," tambahnya.

Agar kita tak mudah terserang stres, pastikan kita memiliki pola tidur yang cukup dan memiliki pola makan yang sehat.

Selain itu, kita juga harus melakukan kegiatan yang membuat pikiran rileks seperti olahraga, membaca buku yang bagus, mandi atau menonton film.

4. Proses ketosis yang tak menentu

Saat proses ketosis dalam tubuh tak menentu, tentu akan menghambat penurunan berat badan.

Perlu waktu agar tubuh membakar lemak dengan baik. Jadi, ini bukan proses yang instan.

“Tidak diragukan lagi, diet ketogenik bersifat restriktif. Butuh waktu, perencanaan, dan ketekunan untuk tetap melakukannya," kata Hultin.

Baca Juga : Resep Rahasia Latihan Marcus/Kevin Jelang BWF World Tour Finals 2018

Sayangnya, beberapa orang yang melakukan diet ini justru tak displin.

Mereka malah mengonsumsi lebih banyak karbohidrat, entah disengaja atau tidak, yang bisa menjadi pertanda kita terlalu membatasi gaya hidup.

5. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis

Jangan berasumsi makanan manis, meski berkarbohidrat rendah, memiliki nutrisi yang tinggi.

Meskipun terlihat lezat, beberapa makanan terkadang masih memiliki kalori yang tinggi.

Jadi, jika kita masih mengonsumsi makanan manis secara teratur, berat badan kita tak akan menurun.

Manning merekomendasikan kita untuk mengonsumsi makanan manis atau makanan penutup hanya seminggu sekali, meski makanan tersebut mengandung karbohidrat yang rendah.

"Tidak ada makanan penutup yang terbaik atau terburuk dalam diet keto. Masalahnya, makanan penutup biasanya tinggi kalori dan dapat memicu nafsu makan yang lebih tinggi," ucapnya.

Baca Juga : David Beckham Angkat Bicara soal Selebrasi Berlebihan Juergen Klopp

Ia mengatakan meski makanan tersebut tampak sesuai dengan kandungan nutrisi yang diperlukan dalam diet, pada akhirnya hanya akan mendatangkan masalah.

Makanan manis bisa mengelabui pikiran agar kita terus mengonsumsinya.

6. Tak berhati-hati saat mengonsumsi produk susu

Beberapa produk susu dapat mengahalangi proses ketosis.

Beberapa produk seperti yogurt dan dua persen susu memiliki jumlah karbohidrat yang tinggi.

Bahkan, satu cangkir susu mengandung 13 gram karbohidrat.

Perasa pada yogurt busa menjadi sumber karbohidrat yang tinggi.

Jadi, meski nampak menyehatkan, mengonsumsi yogurt jusru bisa membuat kita mengonsumsi lebih banyak karbohidrat.

 

Suporter Persita Tangerang berbuat kerusuhan saat pertandingan melawan Kalteng Putra pada perebutan peringkat ketiga Liga 2 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12/2018). Kerusuhan itu terjadi setelah salah satu bek Persita, Amri Alamsyah, menerima kartu kuning kedua sehingga harus keluar lapangan pada menit ke-56. Kartu merah itu langsung membuat suporter Persita yang berada di tribune Utara langsung turun ke dalam lapangan. Mereka dengan leluasa masuk ke dalam lapangan karena tidak ada pihak kepolisian yang menjaga pertandingan tersebut. Para pemain Kalteng Putra langsung masuk ke dalam ruang ganti ketika melihat suporter Persita turun ke lapangan. Pendukung yang identik dengan warna ungu itu juga terlihat memukul beberapa pemain Kalteng Putra. Bench wasit yang ada di pinggir lapangan juga dihancurkan oleh suporter Persita. Bahkan ada yang membawa bambu dan melemparkannya ke pemain Kalteng Putra.Tak lama kemudian, kepolisian masuk ke dalam lapangan. Suporter Persita yang masuk ke dalam lapangan langsung berlari keluar dan menyelamatkan diri. Ada beberapa spanduk pendukung Kalteng Putra yang juga diambil oleh suporter Persita. #persitavskaltengputra #liga22018 #kericuhan #kerusuhan

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : Kompas.com
Penulis : Muhammad Shofii
Editor : Muhammad Shofii
Video Pilihan