6 Musuh Bebuyutan Liliyana Natsir Selama Berkarier, Nomor 1 Hancur Karena Tragisnya Percintaan

Ananda Lathifah Rozalina Selasa, 15 Januari 2019 | 13:18 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (BADMINTON INDONESIA)

BolaStylo.com- Liliyana Natsir diketahui memiliki banyak musuh-musuh tangguh sepanjang kariernya di dunia bulu tangkis.

Salah satu pebulu tangkis ganda campuran terbaik Indonesia, Liliyana Natsir dipastikan akan segera pensiun.

Rekan Tontowi Ahmad itu akan menjalani pertandingan terakhirnya di Indonesia Masters 2019, pada 22 Januari Mendatang.

Selama berakrier, Liliyana berhasil menyumbang banyak prestasi baik kala berpasangan dengan Tontowi maupun Nova Widianto.

Sederet gelar juara hingga emas olimpiade telah melengkapi koleksinya.

Baca Juga : Romantisnya Mesut Oezil Ikrarkan Cinta Selamanya dengan Izin Tuhan

Namun, tak cuma mengumpulkan gelar juara, Liliyana juga memiliki banyak musuh bebuyutan yang kerap saling jegal kala bertemu.

Dilansir BolaStylo.com dari akun resmi PB Djarum yang merupakan klub Liliyana, berikut 6 musuh bebuyutan Liliyana selama kariernya bersama Tontowi Ahmad.

6. Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia)

Chan Peng Soon/Goh Liu Ying

Ganda campuran negri jiran ini kerap menjadi musuh berbahaya bagi Tontowi/Liliyana.

Laga pertarungan terakbar keduanya terjadi di Olimpiade 2016 Rio de Janiero.

Kala itu, Tontowi/Liliyana menang dan mendulang emas setelah menaklukan Chan/Goh dengan skor 21-14, 21-12.

Tak cuma unggul di olimpiade, secara catatan head to head dari 11 kali pertemuan, pasangan Indonesia sukses meraih 10 kemenangan.

5. Sudket Prapakamol/Saralee Thungthongkam (Thailand)

Masih dari tetangga sendiri, pasangan berikutnya adalah wakil Thailand, Sudket /Saralee.

Dari 7 pertemuan dengan Sudket/Saralee, Tontowi/Liliyana memenangi 4 kali pertemuan dan menderita 3 kali kekalahan.

4. Joachim Fisher/Christinna Pedersen (Denmark)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by K. Juhl & C. Pedersen Fanpage (@juhlpedersenfanpage) on

Ganda campuran Denmark dengan rumus Joachim Fisher/Christinna Pedersen sempat membuat Tontowi/Liliyana kerap kerepotan.

Dari 10 kali pertemuan, Tontowi/Liliyana memenangi 4 pertarungan.

Selebihnya, wakil Indonesia itu harus mengakui ketangguhann Fischer/Pedersen.

Sempat menjadi ganda campuran yang tangguh, kini Fischer/Pedersen dipecah.

Pedersen kini berkompetisi bersama Mathias Christiansen, sementara Fischer menjadi rekan juniornya, Alexandre Boje.

Baca Juga : Pindah Klub, Wonderkid Malaysia Dikerjai Habis-habisan di Thailand

3. Ko Sung-hyun/Kim Ha-na (Korea Selatan)

Ko/Kim menjadi musuh bebuyutan Tontowi/Liliyana selanjutnya.

Dari 8 kali pertemuan, Ko/Kim menang 5 kali sementara 3 sisanya dimenangkan oleh Tontowi/Liliyana.

Namun, kini Kim memilih pensiun sementara Ko tetap berkompetisi bersama Shin Baek-Cheol di sektor ganda putra.

2. Xu Chen/Ma Jin (China)

Pasangan ganda campuran China memang kerap menjadi momok bagi pasangan Indonesia.

Salah satunya, Xu Chen/Ma Jin yang sempat menjadi musuh bebuyutan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dari 19 kali pertemuan, Xu/Ma memenangi 10 kali, sementara Tontowi/Liliyana menang 9 kali sisanya.

1. Zhang Nan/Zhao Yunlei (China)

Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di All England Open 2015

Pasangan China lainnya yang menjadi musuh bebuyutan Tontowi/Liliyana adalah Zhang/Zhao.

Zhang/Zhao yang menjadi andalan China ini kerap mendominasi permainan dan memenanginya.

20 kali bertemu Tontowi/Liliyana, Zhang/Zhao yang dulu sepasang kekasih itu menang sebanyak 13 kali.

Sayang, salah satu pasangan tertangguh China itu harus hancur karena isu perselingkuhan Zhang dengan rekan Zhao di sektor ganda putri Tian Qing.

Keduanya terakhir berkompetisi bersama di Olimpiade Rio 2016.

Kini, Zhao memilih pensiun sementara Zhang fokus di ganda putra bersama Liu Cheng dan ganda campuran bersama juniornya Li Yinhui.



Source : instagram.com/pbdjarumofficial
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Nina Andrianti Loasana
Video Pilihan