Tragis, Petinju Muda asal Inggris Tewas setelah Ditembak saat Berada di Pub

Aziz gancar Widyamukti Jumat, 25 Januari 2019 | 17:16 WIB
Petinju asal Inggris, Tom Bell, yang tewas ditembak di sebuah pub. (THE GUARDIAN)

BolaStylo.com - Petinju asal Inggris, Tom Bell, tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal. Sebelumnya ia sempat mendapat perawatan dan dibawa ke rumah sakit.

Insiden itu terjadi ketika Tom Bell sedang asyik berada di sebuah pub di kawasan Yokshire, Inggris.

Namun, nasib malang justru dialami petinju asal Inggris itu saat berada di pub Maple Tree di Woodfield Way di Doncaster.

Petinju asal Inggris yang baru berusia 21 tahun itu tertembak ketika berada di pub tersebut.

Sebenarnya Tom Bell sendiri sempat mendapat perawatan di tempat kejadian dan kemudian di bawa ke rumah sakit.

Baca Juga : Bongkar Korupsi Pejabat Sepak Bola, Jurnalis asal Ghana Tewas Ditembak Mati

Namun, usaha tersebut berakhir sia-sia dan nyawa Tom Bell tak tertolong.

Klub tinju amatir Doncaster Plant Works, tempat berlatih Tom Bell, mengaku sangat terpukul atas kejadian ini.

"Kami benar-benar hancur saat mengumumkan meninggalkanya seorang pejuang hebat yang telah menghabiskan banyak waktu selama bertahun-tahun untuk tinju bersama klub kami," demikian pernyataan resmi klub dikutip dari The Guardian.

"Kami terkejut dan tidak bisa berkata-kata setelah mendengar berita sedih ini dan ingin menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada keluarga Tom Bell dan teman dekatnya."

Baca Juga : FIFA Bersimpati atas Kematian Jurnalis yang Tewas Karena Bongkar Kasus Mafia Bola

Menurut laporan, tidak ada orang lain yang terluka dalam serangan misterius itu dan tidak ada penangkapan yang dilakukan.

Kasus penyerangan tersebut kini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian setempat.

Polisi juga meminta sejumlah saksi untuk mendapatkan kronologi penembakan yang dialami Bell.

Sementara itu, pihak detektif menemukan sebuah mobil warna putih terbakar di sekitar lokasi penyerangan yang diduga milik pelaku.

Petinju asal Inggris, Tom Bell.

Menurut laporan dari BBC, polisi Yorkshire Selatan mengatakan dua orang bernama Joseph Bennia (28) dari Balby dan Scott Gocoul (29) dari Bilton telah didakwa atas kasus pembunuhan tersebut.

Kabarnya, kedua pelaku menjalani sidang di Pengadilan Magister Doncaster pada Kamis (24/1/2019).

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Bell meninggal karena luka tembak di dada dan perutnya.

Bell adalah petinju muda yang cukup berbakat dan telah memenangkan enam pertarungan profesionalnya.

Baca Juga : Pemain Bola di Tuban Tewas Tersambar Petir saat Bertanding hingga Tubuhnya Keluarkan Asap

Ia bertekad untuk mengikuti jejak kakaknya, Andy Bell, mantan pemegang dua juara tinju di Inggris.

Pelatih kepala Doncaster Plant Works, Paul Harrison mengatakan Bell telah bertinju di gym sebelum menjadi profesional berusia 18 tahun.

"Tom membawa sifatnya yang bahagia dan tak kenal takut dengan semua yang dia lakukan," katanya kepada BBC.

"Tom adalah petinju yang luar biasa, dia juga terus mengunjungi gym, menginspirasi dan menyemangati anak muda lainnya, setelah ia menjadi profesional," pungkasnya.



Source : BBC,The Guardian
Penulis : Aziz gancar Widyamukti
Editor : Nina Andrianti Loasana
Video Pilihan