Fakta Tewasnya Pebalap M Zaky, Sempat Kejar-kejaran dan Ditusuk Dua Kali dengan Pisau

Eko Isdiyanto Senin, 18 Februari 2019 | 18:41 WIB
Pembalap nasional asal Bondowoso, M Zaky, semasa hidup (kiri). F tersangka penusukan (Surya/Istimewa)

BolaStylo.com - Fakta tewasnya pebalap M Zaki yang setelah ditusuk dua kali di bagian dada oleh orang karena serempetan motor.

Kronologi kejadian mengungkap fakta penusukan terhadap M Zaky, pebalap motor yang tewas ditusuk dua kali pada bagian dada dengan pisau.

Muhammad Hasyim Zaki atau terkenal dengan nama M Zaky merupakan salah satu pebalap motor roadrace muda milik Indonesia.

Dilansir BolaStylo.com dari BolaSport.com, ia meregang nyawa setelah ditusuk oleh orang karena serempetan motor.

Kejadian tersebut terjadi di jalan raya Desa Taal Kecamatan Tapen, Bondowoso, Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga : Ciuman Mesra Kang Emil untuk Sang Istri jadi Saksi Hasil Imbang Persib Bandung

Satu orang tersangka bernama Faesal diamankan oleh pihak kepolisan menyusul keterangan dari sejumlah saksi.

Menurut Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Jamal, peristiwa terjadi setelah tersangka dan korban terlibat senggolan motor di jalan raya yang menghubungkan Bondowoso-Situbondo.

Menurut keterangan polisi, Faesal pada saat itu tengah pulang kerja dari Prajekkan, Bondowoso, ia melaju dari arah utara (dari Bondowoso).

Pada saat yang sama M Zaky tengah mencoba setelan motor yang akan digunakannya dalam balapan.

Baca Juga : Alasan Joko Driyono Masih Ketua Umum PSSI Meskipun Jadi Tersangka

Menurut Surabaya.Tribunnews.com, Aksi yang dilakukan M Zaky ternyata membuat keduanya saling bersenggolan.

 "Di lokasi itu, korban nyerempet tersangka ini. Kemudian sempat dikejar," ucap Jamal.

Meski tidak ada yang terjatuh pada momen itu, Faesal seolah tak terima dan langsung mengejar si korban setelah sempat adu mulut dengan M Zaky.

Sempat kejar-kejaran dan kehilangan jejak, tersangka akhirnya menemukan motor yang digunakan M Zaky terparkir di sebuah garasi rumah di Kecamatan Tapen.

Baca Juga : Simak! 5 Manfaat Jika Kamu Memilih Tidur Miring ke Kiri, Ampuh Cegah Berbagai Penyakit

Jarak antara lokasi serempetan dan rumah sejauh 4 kilometer, menurut AKP Jamal rumah tersebut merupakan tempat yang biasa digunakan M Zaky berkumpul bersama rekan-rekannya.

Adu mulut antara Zaky dan tersangka pun tak terhindarkan.

Meski dilerai oleh rekan-rekan Zaky, dua tusukan pisau lipat dari tangan tersangka menghujam ke dada pebalap muda tersebut.

M Zaky sempat dilarikan ke puskesmas Tapen, nahas nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga : Egy Maulana Vikri Pilih Lakukan Hal Ini Saat Timnas U-22 Indonesia Jalani Laga Perdana Piala AFF U-22 2019

Faesal dijerat dengan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Hilangnya Nyawa Seseorang.

Tersangka kini telah ditangkap pihak kepolisian dan ditahan di Mapolres Bondowoso.

Sementara itu, jenazah M Zaki dipulangkan ke rumah duka di Desa Ramban Kulon Kecamatan Cerme.

Pihak kepolisian tidak mengetahui bahwa korban adalah pebalap nasional.

Baca Juga : Badai Perseteruan Berlalu, Juara Indonesia Masters 2019 Gas Pol Antarkan Timnasnya Menangi Kompetisi Eropa

Muhammad Hasyim Zaky merupakan mantan pebalap roadrace yang telah berkiprah level Asia.

Zaky tercatat pernah membela tim TJM Racing yang berlaga di Asia Road Race Championship (ARCC).

M Zaki lahir di Bondowoso, 4 Oktober 1995, dan meninggal dunia pada usia 23 tahun.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Meski mulai terpinggirkan di skuat Unai Emery, Oezil tetap menunjukkan dukungannya pada Meriam London. #ozil #mesutozil #arsenal #thegunners

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : BolaSport.com,bolastylo.bolasport.com,surabaya.tribunews.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Nina Andrianti Loasana
Video Pilihan