Khabib Nurmagomedov Kecam Pertunjukkan Teater di Dagestan karena Terlalu Vulgar

Aziz Gancar Widyamukti Selasa, 26 Februari 2019 | 15:06 WIB
Unggahan Khabib Nurmagomedov yang memamerkan sabuk gelar juara kelas ringan UFC pada 2016 lalu. (TWITTER.COM/TEAMKHABIB)

BolaStylo.com - Petarung UFC, Khabib Nurmagomedov, mengecam sebuah pentas teater yang baru-baru ini digelar di tanah kelahirannya, Dagestan, Rusia.

Khabib Nurmagomedov mengecam pentas teater yang diadakan di ibukota Dagestan, Makhachkala, di House of Friendship, pada Sabtu (23/2/2019).

Dilansir BolaStylo.com dari Russia Today, Khabib Nurmagomedov mengecam acara tersebut karena dianggap menampilkan adegan tak senonoh.

Acara yang dikecam Khabib Nurmagomedov itu bercerita tentang drama perselingkuhan dan rayuan dari seorang wanita.

Baca Juga : Pernah Hampir Meninggal, Khabib Nurmagomedov Kini Pemegang Sabuk Juara UFC

Akan tetapi, dalam pertunjukkan tersebut si wanita hanya mengenakan lingerie di depan publik.

Pertunjukkan teater yang dianggap terlalu vulgar itu pun memantik reaksi dari Khabib yang dikenal sebagai muslim yang taat.

Khabib mengecam acara tersebut lewat akun Instagram miliknya pribadi.

Baca Juga : Link Live Streaming Final Piala AFF U-22 - Peluang Indra Sjafri Ulangi Sejarah Timnas Indonesia

Bintang UFC itu sempat mengunggah gambar hitam dari drama berjudul "Okhota Na Muzhchin".

"Saya baru saja melihat video ini, namun saya tak menyebarkan 'kotoran ini' di sini," tulis Khabib dikutip BolaStylo.com dari Russia Today.

"Siapa yang bertanggung jawab terhadap untuk hal ini, siapa yang menyelenggarakan acara semacam di Dagestan, saya tunjukkan lagi untuk kita," tulis Khabib menambahkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Khabib Nurmagomedov (@khabib_nurmagomedov) on

Menurut Khabib, perunjukkan drama semacam itu tidak layak ditampilkan di Dagestan yang dikenal sebagai potret negeri paling Islam di Rusia.

"Dagestan adalah tanah kami, dan seharusnya tidak ada yang harus menyelenggarakan acara semacam ini di sana," tutur Khabib.

"Demi Allah, sampai warga Dagestan bangkit dan mulai memulihkan ketertiban, situasi kita hanya akan bertambah buruk," imbuhnya.

Baca Juga : Pegulat Muda Dagestan Ikuti Jejak Khabib Nurmagomedov Bertarung Melawan Seekor Beruang

Khabib juga sempat bertanya-tanya keberadaan para pemimpin di Dagestan yang mengizinkan acara itu diselenggarakan.

"Di mana kepemimpinan Republik kita? Di mana pejabat kita? Siapa yang bertanggung jawab untuk ini?" katanya.

"Dagestan adalah tanah kehormatan dan martabat, pria yang layak dan wanita yang tidak bersalah, dan bukan apa yang telah mereka perkenalkan belakangan ini kepada kita," ungkapnya.



Source : Russia Today
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Muhammad Shofii
Video Pilihan