1 Tahun Kematian Kapten Fiorentina, Davide Astori, Kenali 6 Gejala Sepele Penyakit yang Membunuhnya

Nina Andrianti Loasana Senin, 4 Maret 2019 | 21:26 WIB
Davide Astori kala membela timnas Italia (stefanusarn)

Bolastylo.com - Tepat pada hari ini, Senin (4/3/2019) salah satu legenda sepak bola Italia, Davide Astori meninggal di kamar hotelnya di Italia.

Sosok yang merupakan kapten tim Fiorentina pada saat itu ditemukan sudah tak bernyawa saat tim akan memulai latihan bersama pada (4/3/2018).

Astori yang tak kunjung datang saat tim akan memulai latihan menimbulkan kecurigaan bagi para rekan dan staf tim.

Pihak klub dibantu petugas keamanan hotel pun kemudian mendatangi dan membuka paksa kamar Astori.

Saat itu lah mereka menemukan Davide Astori dalam kondisi tak bernyawa.

Baca Juga : Mengenal Penyakit Autoimun yang Jadi Penyebab Ibunda Mikha Tambayong Meninggal Dunia

Jaksa Udine, Antonio De Nicolo, meyakini Astori meninggal karena serangan jantung mendadak.

De Nicolo juga heran bagaimana seorang atlet yang kondisinya selalu terpantau dengan baik, bisa mengalami serangan jantung tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

"Pandangan yang kami punya terkait situasi ini adalah sang pemain meninggal karena serangan jantung oleh penyebab alami," ungkap De Nicolo dilansir Football Italia.

Berdasarkan Data Studi Beban Penyakit yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet, misalnya, menyebutkan bahwa pada 2016, sebanyak 54,7 juta orang meninggal di seluruh dunia.

Gagal Jantung

Dari jumlah itu, hampir tiga perempatnya (72,3 persen) berasal dari penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan kanker.

Bila ditengok ke belakang, selama satu dekade sejak 2006, terjadi peningkatan sebesar 16 persen atau 5,5 juta orang.

Biang keladi terbesar adalah penyakit jantung iskemik yang membuat 9,5 juta orang meninggal.

Baca Juga : Pesan Menyentuh David Beckham, Pernah Tinggalkan Liga Champions saat Kelahiran Anak Pertama

Dengan tingginya risiko penyakit jantung, tentunya kita perlu mengetahui gejala awal penyakit tersebut agar tindakan bisa segera dilakukan.

Jika anda awas, dalam periode 1-6 bulan tubuh sebenarnya sudah memberikan alarm bahwa serangan jantung akan terjadi.

Berikut adalah 6 tanda tubuh bahwa serangan jantung akan menyerang seperti dilansir dari Daily24news.us.

1. Kelelahan ekstrem

Perasaan lelah adalah manusiawi. Namun jika ini terjadi terus menerus, Anda mesti menghubungi dokter untuk memastikan kesehatan tubuh.

2. Gangguan tidur

Anda akan mungkin sering terbangun dari tidur karena berbagai alasan. Mulai dari sering ke kamar mandi hingga perasaan haus teramat sangat.

3. Sesak napas

Mengalami sesak napas adalah peringatan penting dari tubuh. Sebab, salah satu sinyal bahwa jantung kekurangan oksigen adalah merasakan sesak napas.

4. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan mesti diwaspadai. Ini juga merupakan gejala awal serangan jantung.

Gejala serangan jantung bisa menyebabkan masalah perut, seperti mual, muntah atau perut tegang.

Namun, kita mesti bisa membedakannya dengan gangguan pencernaan karena makanan pedas.

5. Perasaan cemas berlebihan

Jika mulai sering merasa cemas tanpa sebab yang jelas, Anda mesti segera menemui dokter.

6. Lengan lemah dan berat

Jantung yang tidak menerima suplai oksigen yang cukup akan mengirim impuls ke tulang belakang.

Saraf yang saling terkait antara jantung, tulang belakang, dan lengan akan mengirim impuls yang menyebabkan rasa sakit di lengan. Jika lengan mulai mati rasa, bisa jadi serangan jantung sudah dekat.

Baca Juga : Viral Video Cristiano Ronaldo Marah di Ruang Ganti Sebelum Laga Juventus Vs Napoli



Source : berbagai sumber
Penulis : Nina Andrianti Loasana
Editor : Nina Andrianti Loasana
Video Pilihan