Lucunya Pelatih Ganda Putra Indonesia Sampai Sebut Ganda Putra Taiwan Nggak Pulang-pulang Karena Terlalu Rajin?

Ananda Lathifah Rozalina Sabtu, 20 April 2019 | 07:22 WIB
Pelatih Herry IP memberi instruksi kepada pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kev ()

BolaStylo.com - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Piengardi mengungkap pernyataan lucu perihal ganda putra Taiwan.

Hal itu terjadi saat Herry IP ditanya perihal sepak terjang anak didiknya di kompetisi dunia.

Herry IP mengevaluasi para pemainnya seperti Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto hingga Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Selain pertanyaan perihal para pemainnya, Herry IP juga ditanya pihak Badmintonindonesia.org perihal peta pergeseran kekuatan di sektor ganda putra.

Herry IP pun menyebut jika kini memang ada pergeseran terutama dari Denmark.

Denmark dulu memiliki ganda putra kuat dengan paduan Mathias Boe/Carsten Moegensen yang kini tak ada lagi.

Baca Juga : Update Ranking BWF World Tour 2019 - Kalahkan Marcus/Kevin Wakil Jepang Tempati Posisi Puncak Sementara

Herry IP menilai persaingan ganda putra kini lebih bergeser ke dataran Asia Timur seperti Jepang da China.

"Memang ada pergeseran, terutama dari Denmark, dulu ada (Mathias) Boe/(Carsten) Mogensen, sekarang belum ada lagi, hanya (Kim) Astrup/(Anders Skaarup) Rasmussen tapi mereka agak sedikit menurun. Ada pergeseran ke Jepang, Tiongkok. Tapi ya itu-itu saja negaranya. Dulu ada Korea, sekarang tidak ada lagi. Nah ini yang saya tidak mau terjadi dengan Indonesia," ucap Herry IP sebagaimana dilansir BolaStylo.com dari Badminton Indonesia.org.

Selain itu, Herry menyebut ada pula satu ganda putra pesaing Indonesia dari Taiwan yang menurutnya "nggak pulang-pulang".

Tiga pelatih kawakan Indonesia, (dari ki-ka) Herry IP, Agus Dwi Santoso, dan Mulyo Handoyo, saat ber

"Taiwan ada satu, Wang Chi-Lin/Lee Yang yang nggak pulang-pulang itu, ha ha ha," tambah Heryy IP.

Menilik dari fakta yang dibeberkan Herry IP, ganda putra Taiwan Wang/Lee memang terkesan rajin mengikuti turnamen hingga tak pulang-pulang.

Bagaimana tidak, mereka terus menerus mengikuti 7 turnamen beruntun yang hampir tak memiliki jeda.

Pasangan ganda putra Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin (jersey biru) berpose dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto setelah menjadi runner up Swiss Open di St Jakobshalle, Basel, Minggu (17/3/2019).

Menurut data yang ada, Wang/Lee pertama mengikuti kompetisi musim 2019 di Barcelona Spain Masters 2019 yang berlangsung pada 19-24 Februari.

Dalam turnamen tersebut, Wang/Lee meraih gelar juara usai menaklukan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho, Seo Seung Jae.

Usai dari Barcelona, Wang/Lee meneruskan turnya ke German Open 2019 yang digelar pada 26 Februari - 3 Maret 2019.

Dari German Open 2019, Wang/Lee terbang ke Inggris untuk mengikuti All England Open 2019 mulai 06-10 Maret 2019.

Setelah Kalah di putaran kedua All England, Wang/Lee berangkat berkompetisi di Swiss Open 2019 (12-17 Maret 2019)) Usai Swiss Open 2019, turnamen berikutnya yang diikuti adalah Orleans Masters 2019 yang berlangsung pada 19-24 Maret 2019.

Setelah Orleans Masters 2019, Wang/Lee berkompetisi di India Open 2019 pada 26-31 Maret 2019.

Kemudian diteruskan dengan Malaysia Open 2019 yang berlangsung pada 2-7 April 2019.

Dari hasil mengikuti 7 turnamen berturut ini, Wang/Lee meraih 3 gelar juara di Spain Masters 2019, Orleans Masters 2019 dan India Open 2019.

Setelah mengikuti 7 tur tanpa jeda, kini Wang/Lee tampak mengambil nafas dengan tidak mengikuti Singapore Open 2019 dan memilih mengikuti New Zealand Open 2019 pada 30 April mendatang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : BWF,badmintonindoensia.org
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan