Cinta dan Hasrat Terhadap Sepak Bola, Alasan di Balik Air Mata Pelatih Tottenham

Rara Ayu Sekar Langit Kamis, 9 Mei 2019 | 15:03 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, berbicara seusai laga leg I babak perempat final Liga Champions kontra Manchester City di Tottenham Hotspur Stadium, 9 April 2019. (TWITTER.COM/MIRRORFOOTBALL)

BolaStylo.com - Tottenham Hotspurs berhasil melangkah ke final Liga Champions setelah mengalahkan Ajax, Kamis (9/5/2019).

Bertandang ke kandang Ajax, Tottenham sukses menang 3-2 dari tim asal Belanda tersebut di leg kedua Semifinal Liga Champions.

Kalah 0-1 di leg pertama dari Ajax, Tottenham ke final karena menang agretivitas gol tandang.

Baca Juga : Momen Lionel Messi Terdiam Saat Diejek Ball Boy Usai Barcelona Kalah dari Liverpool

Baca Juga : Saking Senangnya Balik Jakarta, Marko Simic Sampai Lompat-lompat di Bandara

Hasil ini menjadi sebuah kejutan bagi pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino hingga dirinya terharu.

Mauricio Pochettino terlihat menangis di lapangan setelah timnya memastikan diri ke final Liga Champions.

 

Dilansir BolaStylo.com dari Irishmiror, alasan dia menangis adalah rasa cinta dan hasratnya terhadap sepak bola.

Pochettino bercerita bahwa sebelum pertandingan, dirinya berbicara dengan pemain Tottenham.

Baca Juga : Mengenal Lucas Moura, Penghancur Harapan Ajax di Menit-menit Akhir

"Kami berbicara sebelum pertandingan dalam sebuah pertemuan bahwa ketika Anda bekerja dan Anda merasakan cinta. Ini bukan stres, ini adalah hasrat dan saya pikir emosi yang kami tunjukkan hari ini adalah hasrat dan cinta untuk olahraga, itu sepakbola," kata Pochettino.

Pelatih Tottenham itu juga menangis saat wawancara pasca pertandingan ketika berterima kasih kepada keluarganya atas dukungan yang diberikan.

"Ini untuk keluarga saya, untuk mereka, orang-orang yang mendukung kami pada saat-saat ini. Ini untuk mereka, terima kasih banyak, kami membutuhkan (dukungan kalian)," ujar Pochettino.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on

 



Source : mirror.co.uk
Penulis : Rara Ayu Sekar Langit
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan