Ternyata, Ada Drama di Balik Keputusan Musuh Bebuyutan Marcus/Kevin untuk Berpisah Maret Lalu

Ananda Lathifah Rozalina Sabtu, 22 Juni 2019 | 19:09 WIB
Pasangan ganda putra Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. (ALL ENGLAND BADMINTON)

BolaStylo.com - Salah satu musuh bebuyutan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya sukamuljo memutuskan berpisah Maret silam.

Ganda Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen diketahui sebagai salah satu musuh bebuyutan ganda putra Indonesia termasuk Marcus/Kevin.

Jika bertemu ganda berjuluk Minnions tersebut, Boe/Mogensen kerap memancing tingkah tengil Kevin muncul di lapangan.

Tak heran, banyak penggemar bulu tangkis merasa terhibur sekaligus gregetan kala menonton pertandingan kedua pasang ganda putra tersebut.

Namun, pertemuan kedua pasang ganda putra itu kini tak akan terjadi lagi.

Pasalnya, Boe/Mogensen memutuskan untuk berpisah pada Maret silam usai All England 2019.

Baca Juga: Miliki 5 Wakil di Final Malaysia International Series 2019, Indonesia Sudah Pastikan Raih Satu Gelar Juara

Kabar yang saat itu berhembus, perpisahan tersebut didasari atas kondisi kesehatan Mogensen yang kabarnya masih mengalami gejala penyakit Aneurisma dan tengah dalam penyembuhan.

Namun, siapa sangka ternyata di balik alasan tersebut sempat ada bumbu-bumbu drama yang terjadi antara Boe dan Mogensen.

Pemain ganda putra Denmark, Mathias Boe (tengah)/Carsten Mogensen (kiri), berbicara kepada media dal

Ganda putra yang bersama selama 15 tahun itu kabarnya sempat memberikan argumen berbeda di media.

Dilansir BolaStylo.com dari Badmintonplanet.com.

Boe memberikan pernyataan jika kondisi kesehatan Mogensen membuatnya sulit melakukan latihan di level yang sama dan mengkalim rekannya belum sembuh 100 persen.

"Beberapa tahun terakhir sangat sulit. Carsten harus melewati (pendarahan otak di 2016) sesuatu yang dia belum sembuh 100 persen," ungkap Boe.

"Hal itu tentu saja membuatku kesulitan untuk tetap melakukan latihan di level yang sama dengannya dan kembali secara lengkap. Aku jelas merasa kami berdua membutuhkan motivasi baru. Itu adalah hak kami berdua untuk berpisah, kami tidak memiliki sesuatu yang hilang dengan melakukannya," tambah Boe.

Mogensen yang mendengar hal itu pun tampak memberikan bantahan terkait kondisinya yang disebutkan Boe.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Berkat Captain Tsubasa, Fernando Torres Diingat Sebagai Penyerang Andal

Mogensen tampak tak senang dengan pernyataan yang dikeluarkan Boe perihal dirinya.

"Aku tidak tahu ketika dia menjadi seorang Physician, sejauh yang saya bisa katakan, saya sudah secara lengkap sembuh dari itu. Dokter mengatakan saya sehat dan otakku sudah benar-benar baik-baik saja. Ya, ada saat aku merasa pusing. Tapi, jika seseorang menghancurkan kaki, ia harus melatih ulang pergerakan kakinya. Aku sudah sangat dekat dengan kematian, dan tentu saja beberapa tantangan. Dan pernyataanya mengecewakan saya, saya harus mengakui itu," tutur Mogensen

"Sebuah hal bisa dikatakan dengan banyak cara, ketika Mathias berpikir saya belum sembuh 100 persen dari pendarahan otakk saya, saya fikir dia berhutang sebuah penjelasan tentang bagaimana kami memenangi turnamen Super Series setahun setelahnya dan menang kembali menduduki tempat pertama di ranking dunia," tambah Mogensen.

Terlepas dari drama tersebut, Mogensen sampai saat ini belum kembali aktif di turnamen dunia.

Sementara Boe baru-baru ini berhasil juara di Spanish International 2019 bersama dengan Mads Conrad-Petersen.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : badmintonplanet.com
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan