Terlihat Sepele, Kebiasaan Remas Kertas Struk Ternyata Berpotensi Sebabkan Kanker

Ananda Lathifah Rozalina Selasa, 25 Juni 2019 | 14:57 WIB
Struk belanja (netz.id)

BolaStylo.com - Kertas struk yang kita pegang dalam kehidupan sehari-hari ternyata memiliki zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Kertas struk merupakan salah satu kertas yang kerap kita pegang dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Kita akan mendapatkan kertas struk saat berbelanja dan usai mengambil uang di ATM.

Biasanya, karena tak lagi dipakai, orang akan memilih membuangnya ke tempat sampah.

Namun, beberapa orang terkadang memilih meremas kertas struk terlebih dahulu sebelum membuangnya.

Tahukah kamu, kebiasaan meremas struk yang sepele itu ternyata menyimpan bahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Pasalnya, bahan kertas yang digunakan sebagai kertas struk adalah kertas thermal.

Baca Juga: Dulu Pacari Nikita Willy, Diego Michiels Kini Akan Segera Nikahi Wanita Berhijab

Kertas thermal diketahui mengandung bahan kimia BPA (Bisphenol A) dan dan BPS (bisphenol S) yang berpotensi menyebabkan datangnya beberapa penyakit termasuk penyebab munculnya penyakit kanker.

Kertas jenis akan mudah berubah warna saat terpapar panas.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh organisasi perlindungan lingkungan hidup di Amerika Serikat.

Jika kita menyentuh 2,5 mikrogram yang bisa ditemukan dalam kertas struk ATM selama 10 detik, kita bisa terpapar bahaya dari bahan bersifat karsinogenik yang menjadi salah satu penyebab kanker.

Risiko tersebut bisa meningkat sebanyak 1,5 kali lipat jika kita meremas struk tersebut.

BPA dan BPS bisa meresap ke lapisan bawah kulit dan masuk ke aliran darah.

Selain itu, menurut Plastic Pollution Coalition, AS, BPA yang ada di kertas struk ternyata bisa mengganggu sistem reproduksi pada pria dan wanita.

Hal tersebut terjadi karena terserapnya senyawa kimia yang menyerupai estrogen ke dalam kulit manusia.

Artikel ini telah tayang di Nakita.id dengan judul "Kertas Struk Ternyata Mengandung Racun Berbahaya"



Source : nakita.grid.id
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan