Cerita Masa Lalu Juara Dunia 2017, Pilih Tinggalkan Sepak Bola Demi Bulu Tangkis Karena Alasan Ini

Ananda Lathifah Rozalina Kamis, 12 September 2019 | 08:05 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, mengembalikan kok ke arah Anthony Sinisuka Gin (TOSHIFUMI KITAMURA/AFP PHOTO)

BolaStylo.com - Juara Dunia tahun 2017, Viktor Axelsen ternyata memiliki masa lalu yang berkaitan dengan sepak bola.

Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen menceritkan perjalanannya menjadi seorang pebulu tangkis.

Hal tersebut diceritakannya dalam aplikasi Duckling yang baru saja bekerja sama dengannya.

Dalam aplikasi tersebut, Viktor membagi sedikit kisah masalalunya mengapa akhirnya memilih bulu tangkis.

Besar di benua Eropa, Viktor Axelsen tentu akrab dengan sepak bola.

Ia bahkan menekuni sepak bola hingga berusia 9 tahun.

Sampai suatu hari, sebuah penawaran bagus datang dan membuatnya meninggalkan dunia si kulit bundar.

"Saya bermain sepak bola sampai berusia 9 tahun, kemudian aku mendapatkan sebuah penawaran bagus.

Axelsen menuturkan jika ia diundang untuk bergabung dengan salah satu klub bulu tangkis.

Baginya, memilih antara sepak bola dan bulu tangkis bukan hal yang sulit.

Ia pun memilih mengucapkan selamat tinggal pada sepak bola.

Keputusan tersebut rupanya didasari oleh sebuah alasan yang cukup kuat.

Menurut Axelsen, dia menjadi orang yang berbeda saat berurusan dengan olahraga.

Dalam kehidupan, Axelsen mengaku jika dia adalah orang yang cukup sosial.

Tapi, dalam olahraga, ia mengaku hanya ingin jadi dirinya sendiri.

Dalam sepak bola, Axelsen tidak mendapatkan hal yang ia inginkan.

Menurutnya, rekan setimnya tak memiliki keinginan menang seperti dirinya.

Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, saat diwawancara di area mixed zone.

"Dalam sepak bola, saya pikir rekan saya tidak memiliki keinginan menang sebesar yang saya mau," tulisnya.

"Tapi, di bulu tangkis, saya bisa memutuskan. Dan saya hanya bisa menyalahkan diri saya jika saya kalah," lanjutnya lagi.

Berdasarkan hal itu, Axelsen memang memilih sektor yang sesuai.

Ia memilih sektor tunggal putra dimana tak dibutuhkan kerja sama dengan orang lain, namun berdasarkan kemampuan diri sendiri.

Selama berkarier di bulu tangkis, Axelsen terbilang sukses.

Ia sudah pernah merasakan rasanya berada di posisi nomor 1 dunia, meski kini turun peringkat ke posisi 6.

Axelsen juga pernah meraih menjadi juara dunia 2017, meraih emas Thomas Cup 2016, Kejuaraan Eropa 2016, 2018, medali perunggu Olimpiade 2016 dan gelar BWF World Tour dan superseries.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on

 



Source : BolaStylo
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan