Bukan Karena Gagal Juara, Ini Arti Tangisan Carolina Marin di Indonesia Masters 2019 lalu

Ananda Lathifah Rozalina Jumat, 4 Oktober 2019 | 09:35 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, menangis setelah mengalami cedera pada final Indonesia Masters 2019. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Tangisan Juara Dunia 2018 itu ternyata karena ia telah mengetahui fakta jika cederanya kali ini akan menjadi serius.

"Sayangnya, saya harus mundur dan saya menangis kaena saya tau itu tidak akan hanya menjadi sebuah cedera," ucap Marin saat kembali menceritakan momen cederanya di Indonesia Masters 2019 silam.

Dan benar seperti prediksi Marin, cederanya di Indonesia Masters merupakan cedera serius.

Marin harus menjalani operasi dan penyembuhan yang membuatnya rehat sekitar 8 bulan.

Marin pun berjuang bangkit untuk bisa kembali sembuh dan berkompetisi.

Meski memerlukan waktu, Marin menuai hasil manis usai kembali.

Marin sukses menjuarai China Open 2019 dan kini akan berkompetisi di Dutch Open 2019.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on

 



Source : badmintonworld.tv
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan