BolaStylo.com - Seorang pesepak bola amatir di Irlandia harus mendekam di penjara usai melakukan tekel yang membuat kerusakan parah stadium 4 pada ginjal sang lawan.
Momen horor dialami oleh salah seorang pesepak bola amatir asal Irlandia ketika secara tak sengaja membuat ginjal sang lawan 'terbelah'.
Pria berusia 50 tahun ini telah dijatuhi hukuman dua setengah tahun penjara setelah mencederai ginjal lawannya dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Petru Pinto, pria yang berasal dari Tyrrelstown, Dublin, Irlandia telah mengaku bersalah di pengadilan atas kejadian tersebut.
Insiden horor itu terjadi ketika Petru bersama rekan-rekannya bermain sepak bola di lapangan astroturf, di Ellenlfield Park, Santry, Dublin, Irlandia.
Baca Juga: Legenda Chelsea: Sepak Bola Indonesia Sudah Berada di Jalur yang Tepat
Dilansir BolaStylo.com dari Sportbible, juri sebenarnya gagal mencapai vonis atas tuduhan sengaja insiden yang membuat Paul Ceusan menjadi korban dalam sidang yang digelar pada 30 November 2018.
Namun, Hakim Pauline Cood mengambil keputusan untuk menghukum Pinto kurungan penjara selama dua setengah tahun.
Sang hakim menangguhkan hukuman penuh dengan syarat bahwa Petru Pinto bersedia membayar ganti rugi sebesar 5.000 euro kepada korban.
Biaya ganti rugi tersebut harus sudah dilunasi dalam waktu tiga tahun tepat setelah ia mendapat vonis hukuman.
Baca Juga: Timnas Inggris Siap Keluar dari Euro 2020 Jika Mengalami Hal Ini!
Codd menyebut aksi tekel yang dilakukan Pinto termasuk dalam kategori berbahaya dan melampaui batas yang diterapkan dalam permainan sepak bola.
Dari penjelasan pada sidang sebelumnya, Pinto disebut beberapa kali terlibat saling ejek dengan Ceusan selama pertandingan berlangsung.
Jury fails to reach verdict in trial of former professional footballer Petru Pinto (50), who was accused of assaulting another player during a five-a-side game.The jury heard that both men are members of "Transylvania FC", a club set up for Romanians living in Dublin pic.twitter.com/B9gsCMsVzh
— Courts News Ireland (@courtsnewsIRL) November 30, 2018
Entah apa motivasi Pinto, dalam satu momen ia berlatih ke arah Ceusan dan melompat sambil mengarahkan lututnya ke perut sang lawan.
Lutut Pinto tepat mengenai batang tubuh Ceusan, hal tersebut menyebabkan kortban mengalami kerusakan ginjal stadium empat atau juga disebut 'split kidney' (ginjal terbelah).
Baca Juga: Banting Setir Jadi Aktor, Mantan Pemain Manchester United Ini Harus Lakukan Adegan Mengejutkan
Akibat aksi Pinto, Ceusan mengklaim kehilangan 25 persen fungsi ginjalnya, ia juga mengaku tengah menderita tekanan darah tinggi.
Selain itu, Ceusan menyebut biaya yang harus ia keluarkan untuk pengobatan mencapai 1.350 euro dan tidak dapat bekerja selama 20 minggu karena cedera tersebut.
Source | : | sportbible.com,bolastylo.bolasport.com |
Penulis | : | Eko Isdiyanto |
Editor | : | Eko Isdiyanto |