Jadi Korban Rasis, Begini Memori Buruk Dani Alves Selama di Paris

Fauzi Handoko Arif Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:30 WIB
Pemain Sao Paulo, Dani Alves menceritakan pengalamannya saat membela PSG dinilai buruk karena masalah rasis. (instagram.com/danialves)

BolaStylo.com - Memori buruk selama tinggal di Paris menjadi salah satu alasan Dani Alves enggan memperpanjang masa baktinya bersama PSG.

Dani Alves memilih kembali berkarier di Liga Brasil bersama Sau Paulo setelah tak memperpanjang kontrak bersama Paris Saint-Germain.

Sebelumnya Dani Alves melakoni dua tahun masa baktinya di Paris Saint-Germain dan sukses berikan dua gelar liga.

Pemain berusia 36 tahun juga mencatatkan 73 penampilan dengan 8 gol dan 18 assist selama di PSG.

Baca Juga: Setelah Cium Sembarangan, Bintang Man City Ini Lamar Kekasihnya!

Ternyata torehan yang diberikan Alves untuk PSG tak sebanding dengan perlakuan yang diterima dari fan sepak bola kota tersebut.

Kenangan terburuk selama tinggal di Paris yang membuatnya merasa menyedihkan adalah masalah rasial.

Kapten timnas Brasil, Dani Alves, sembunyi di balik rekan setimnya yang menjadi pagar hidup ketika bintang Argentina, Lionel Messi hendak melakukan free kick pada semifinal Copa America 2019, Rabu (3/7/2019) di Stadion Mineirao.

Hal ini diketahui dari hasil wawancara Alves bersama GQ yang dikutip BolaStylo.com dari pemberitaan Mundo Deportivo.

Ia menyebut bahwa Liga Prancis dan Liga Brasil memiliki kesamaan yaitu kompetisinya sangat kompetitif.



Source : mundodeportivo.com
Penulis : Fauzi Handoko Arif
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan