Kekacauan SEA Games 2019 Jadi Pembahasan Serius Pelatih Jelang Laga Perdana

Aziz Gancar Widyamukti Senin, 25 November 2019 | 11:42 WIB
Para pelatih dari tim-tim canag sepak bola putra grup A SEA Games 2019. Dari kiri: Felix Dalmas (Kamboja), Felizar Popov (Myanmar), Fabiano Flora (Timor Leste), dan Ong Kim Swee (Malaysia) (TWITTER.COM/FAM_MALAYSIA)

BolaStylo.com - Pelayanan panitia penyelenggara SEA Games 2019 yang tak memuaskan, mendapat sorotan tajam dari para pelatih.

Kesiapan Filipina sebagai tuan rumah SEA Games 2019 langsung mendapat kritik tajam sejak acara belum resmi dibuka.

Sebelumnya, sejumlah negara diketahui menjadi korban kelalaian dari panitia pelaksana SEA Games 2019 di Filipina.

Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste dilaporkan sebagai tim yang menjadi korban kurang rapihnya kinerja panitia SEA Games 2019.

Baca Juga: SEA Games 2019 - Thailand Keluhkan Kacaunya Penyediaan Makanan dan Minuman

Pelatih dari ketiga negara itu pun kompak membahas bobroknya pelayanan panitia pesta olahraga multievent terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Hal itu disampaikan para pelatih dalam konferensi pers pra-pertandingan grup A pada Minggu (24/11/2019).

Pelatih Timor Leste, Fabiano Flora berharap insiden ini tidak akan terjadi lagi di masa yang akan datang.

Baca Juga: Jadwal Terbaru SEA Games 2019 Grup B Setelah Alami Perubahan

Sebelumnya, Timor Leste sempat terlantar di bandara di Manila.

Menurut akun Facebook ASEAN Football News, timnas Timor Leste sejatinya sudah tiba di bandara pada pukul 05.00 waktu setempat.

Namun, mereka harus menunggu hampir tiga jam lamanya untuk menanti bus jemputan yang akan membawa tim ke hotel.

Setelah bus jemputan tiba, timnas Timor Leste justru diantar ke hotel yang salah.

"Kemarin kami mengalami beberapa masalah di bandara, dan di hotel. Saya harap tak ada kejadian seperti ini lagi di masa depan. Kami hanya fokus pada pertandingan kali ini," ujar Fabiano Flora dikutip BolaStylo.com dari Philstar.

Pernyataan yang tak jauh berbeda juga disampaikan oleh pelatih timnas U-22 Myanmar, Velizar Popov.

Baca Juga: SEA Games 2019 - Klarifikasi Pihak Hotel soal Pemain yang Terlantar hingga Tidur di Lantai

Mereka juga sempat mengeluh soal bus penjemputan yang dinilai tidak layak untuk event sekelas SEA Games.

"Saya pikir citra turnamen ini tidak baik saat kita membicarakan hal-hal seperti ini di konferensi pers. Kami mengalami beberapa kendala saat kedatangan, namun saya tak mau membahasnya lebih rinci karena ini tak penting," kata Velizar Popov.

Namun demikian, insiden ini tak sepenuhnya mendapat respons negatif dari para pelatih.

Momen pemain sepak bola Timor Leste yang terlantar di lobi hotel begitu tiba di Filipina untuk ikut dalam SEA Games 2019

Juru taktik timnas U-22 Kamboja, Felix Dalmas memilih untuk mengambil nilai positif semua insiden yang mereka alami.

"Semua sudah terjadi. Kami harus menunggu beberapa jam untuk dijemput, bukan hal ideal. Kami mencoba menerimanya dan mengambil nilai positif. Para pemain menanggapinya dengan penuh semangat, sangat baik," tuturnya.

Skuad Kamboja sendiri juga mengalami nasib apes setelah mereka tiba di Filipina.

Pasukan Felix Dalmas harus tidur di lantai karena kamar di hotel tempat mereka menginap belum disiapkan oleh panitia penyelenggara.



Source : Philstar
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan