Pecat Pelatih Malaysia Usai Gagal di SEA Games 2019, Ini Kata Federasi

Ananda Lathifah Rozalina Jumat, 6 Desember 2019 | 08:29 WIB
Timnas U-22 Malaysia dikalahkan Kamboja dan tersingkir di fase grup SEA Games 2019. (FAM_MALAYSIA)

BolaStylo.com - Pelatih Timnas U-22 Malaysia, Kim Ong Swee harus menerima dampak dari kegagalan Malaysia di SEA Games 2019.

Timnas U-22 Malaysia diketahui menelan hasil pahit di SEA Games 2019.

Skuat Harimau Malaya muda tercatat mengalami dua kali kekalahan satu kali hasil seri dan satu kali kemenangan.

Hasil pertandingan itu membuat Malaysia gagal lolos ke Semifinal SEA Games 2019 karena kalah poin dari tim lain.

Hasil buruk ini rupanya membuat sang pelatih Ong Kim Swee langsung merasakan dampaknya.

Malaysia dikabarkan memilih memecat Ong Kim Swee seusai kegagalan di SEA Games 2019 tersebut.

Kontrak Ong bersama Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tak lagi diperpanjang.

Baca Juga: Gagal di SEA Games 2019, Pelatih Thailand : Pemain Tak Paham Taktik dan Filosofi Saya

Hal itu disampaikan oleh Sekjen FAM, Stuart Ramalingan.

"Kontraknya bersama skuad timnas U-22 tidak diperpanjang. FAM menghargai semua pengalaman dan ilmu yang dimiliki Kim Swee," ujar Stuart Ramalingan, seperti dikutip BolaStylo.com dari BolaSport.com yang melansir Berita Harian.

Meski tak lagi jadi pelatih Timnas U-22 Malaysia, pihak FAM menyatakan tak akan melupakan kontribusi Ong Kim Swee selama ini.

"Kami tak akan melupakan kontribusinya untuk sepak bola Malaysia dan FAM. Kami tak akan melupakan semua itu dan mungkin akan ada posisi lain dalam struktur sepak bola negara."

"Kami ingin terus memanfaatkan pengalaman dan ilmu yang dimilikinya," ujar Stuart.

Kegagalan Timnas U-22 Malaysia di SEA Games 2019 memang terhitung sebagai catatan buruk jika dibandingan SEA Games edisi lalu.

Di edisi SEA Games 2017, Timnas U-22 Malaysia mampu membawa pulang medali perak dari cabor sepak bola putra.

Sementara tahun ini, Malaysia bahkan gagal di fase grup.

Ong Kim Swee sendiri sempat menuturkan jika kegagalan skuatnya itu karena kurangnya waktu untuk persiapan.

"Coba beri tahu saya berapa lama Kamboja bersiap. Berapa Myanmar dan Filipina? Meskipun kami memiliki pemain bagus, kami harus menjaga mereka bersama untuk waktu yang lama."

"Kami tidak bisa datang dua atau tiga hari dan kemudian terus bermain dan tentu saja itu akan menjadi masalah," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul "Gagal Lolos ke Semifinal, Pelatih Timnas U-22 Malaysia Langsung Dipecat"

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on

 



Source : BolaSport.com
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan