Usai BWF World Tour Finals 2019, Marcus/Kevin Dapat PR Spesial dari Pelatih

Ananda Lathifah Rozalina Senin, 16 Desember 2019 | 13:41 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, pada babak perempat final Fuzhou China Open 2019 di Haixia Olympic Sports Center, Jumat (8/11/2019). (BADMINTON INDONESIA)

BolaStylo.com - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mendapatkan PR spesial usai BWF World Tour Finals 2019.

Berakhirnya musim kompetisi justru memberikan PR tersendiri bagi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

PR tersebut didapat mereka usai gagal di BWF World Tour Finals 2019.

Pasalnya, dalam laga tersebut, Marcus/Kevin mengalami dua kekalahan dari lawan yang sama yakni Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Marcus/Kevin tercatat kalah dari Endo/Yuta 10-21, 21-14, 11-21 di fase grup dan kembali kalah 11-21, 21-15, 10-21 di semifinal.

Performa Marcus/Kevin saat menghadapi Endo/Yuta di BWF World Tour Finals 2019 itu rupanya menjadi sorotan pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi.

Baca Juga: Dua Tahun Bareng Manchester United, Pemain Ini Akui Ditipu?

Herry merasa penampilan anak didiknya itu masih kurang maksimal dan tak seperti biasanya.

"Penampilan Kevin/Marcus di turnamen ini saya bilang kurang maksimal. Karena seharusnya tidak seperti itu hasilnya. Biasanya kan mereka lebih agresif, lebih semangat dan lebih smart. Tapi sayangnya di babak semifinal kemarin, permainan mereka nggak keluar," ungkap Herry sebagaimana dilansir dari Badminton Indonesia.org.

Dua kali kekalahan Marcus/Kevin dari Endo/Yuta juga membuat Herry IP memberikan PR khusus bagi Marcus/Kevin.

"Dengan dua kali kekalahan dari Endo/Watanabe di turnamen ini menurut saya penampilan Kevin/Marcus masih belum yang terbaik. Artinya mereka masih ada kelemahannya yang harus segera diperbaiki. Jadi kedepannya harus dikurangi kelemahan-kelemahannya dan itu jadi PR khusus buat saya sebagai pelatih mereka supaya bisa lebih baik lagi," sambung Herry menjelaskan.

Herry melanjutkan jika Marcus/Kevin perlu diskusi terlebih dahulu terkait apa yang dirasakan saat menghadapi Endo/Watanabe.

"Evaluasi untuk Kevin/Marcus, khususnya untuk menghadapi Endo/Watanabe ini memang harus betul-betul didiskusikan bersama. Kami harus sama-sama cari solusi terbaiknya, baik dari pola maupun strategi yang tepat untuk melawan mereka. Karena memang sedikit berbeda cara bermain Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan," tuturnya.

Endo/Yuta memang menjadi momok bagi Marcus/Kevin di musim 2019.

Berdasarkan catatan head to head, Marcus/Kevin 5 kali bertemu dengan Endo/Watanabe di musim 2019 dan kelima pertemuan itu berakhir kekalahan.

Tak heran, jika Herry IP memberi perhatian khusus terkait ganda putra Jepang tersebut.

Baca Juga: Marcus/Kevin Tetap Dapat Hadiah Berlimpah Meski Gagal Masuk Final BWF World Tour finals 2019

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on

 



Source : badmintonindonesia.org
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan