Tak Terima Dibilang Tak Punya Hati, Pihak PV Sindhu Bongkar Apa yang Sebenarnya Terjadi

Ananda Lathifah Rozalina Rabu, 25 Desember 2019 | 15:17 WIB
Pusarla Venkata Sindhu (PV Sinhu) berselebrasi saat melakoni final Kejuaraan Dunia 2019, di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). (TWITTER/@StarsSportIndia)

BolaStylo.com - Pihak tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu melakukan pembelaan terkait pernyataan mantan pelatihnya, Kim Ji-Hyun.

Pusarla Venkata Sindhu tampaknya tengah menghadapi perang dingin dengan mantan pelatihnya, Kim Ji Hyun.

Kim sempat memberi pernyataan mengejutkan terkait alasan di balik keputusannya yang mendadak berhenti.

Padahal, Kim sukses mengantarkan Sindhu meraih gelar juara dunia pertamanya di 2019.

Kim menuturkan jika Sindhu tak punya hati.

Pasalnya, ketika ia tengah sakit, Sindhu tak sekalipun menanyakan keadaannya dan hanya menanyakan kapan ia kembali melatih.

Keegoisan sikap Sindhu itu pun membuat Kim sakit hati dan kabarnya memilih mundur dari posisi pelatih.

Selang beberapa waktu usai pernyataan mengejutkan Kim tersebut, pihak Pusarla Venkata Sindhu kini akhirnya angkat bicara.

Baca Juga: Gara-gara Kemenangan Lazio Atas Juventus, Wanita 47 Tahun Ini Sampai Lakukan Hal Nekat

Ayah Sindhu, Ramana memberikan pernyataan balasan terkait ucapan Kim.

Ramana tak terima jika Kim menyatakan putrinya tak punya hati.

Ayah Sindhu itu mengklarifikasi jika Sindhu sama sekali tak tahu Kim tengah sakit serius.

"Kami semua tidak menyadari dia sakit. Tidak ada seorang pun yang menginformasikan pada Sindhu bagaimana keadaannya (Kim)," tutur Ramana.

"Ketika Kim tidak muncul untuk latihan, Sindhu menghubunginya dan menanyakan apakah dia datang dan kapan dia akan kembali. Sindhu tidak tahu seberapa serius penyakitnya. Kalian pikir, dia (Sindhu) tidak akan buru-buru ke rumah sakit jika di tahu bagaimana sakitnya Kim?" lanjut Ramana.

Ramana juga seolah mengigatkan Kim jika Sindhu tak pernah melupakan kontribusi Kim.

Pebulu tangkis tunggal putri India, PV Sindhu, berpose dengan medali emas Kejuaraan Dunia 2019 yang dia raih seusai mengalahkan Nozomi Okuhara (Jepang) pada babak final di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019).

"Putri saya telah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kim. Di manapun dia pergi setelah memenangi Juara Dunia 2019, dia selalu tidak pernah lupa memuji kontribusi Kim dan pelatih-pelatih lain. Tapi sangat menyedihkan ini terjadi," ujar Ramana.

Salah satu pelatih akademi juga mendukung pernyataan ayah Sindhu tersebut.

"Ketika kami tahu tentang kesehatannya, kami menguhubunginya. Dia bilang dia baik-baik saja dan akan tinggal di rumah temannya.

Sindhu tak punya kesempatan untuk mengetahui kesehatannya. Dia tidak datang ke latihan 8-9 hari sebelur Kejuaraan Dunia dan langsung bergabung dengan Sindhu di bandara. Meski begitu, Sindhu tetap banyak menyebutkan kontribusinya," ucap salah satu pelatih akademi.

Pelatih akademi itu kemudian mengungkit yang menjadikan sang suami sebagai alasan mundur.

Padahal setelahnya, Kim diketahui bergabung dengan salah satu klub bulu tangkis Taiwan.

"Ketika kami bertanya kapan di abisa kembali tapi dia mengatakan hanya ada sedikit kesempatan jika suaminya sembuh dengan cepat. Tapi secara mengejutkan dia bergabung denga sebuah klub di Taiwan kurang dari empat bulan. Tidak tahu jika ia mendapatkan penawaran lebih baik disana. Tapi kami semua sedih ia berbicara seperti ini tentang seorang gadis dengan prilaku baik seperti Sindhu yang membumu setelah mendapatkan banyak hal dalam kariernya," tutup sang pelatih.

Terlepas dari siapa yang salah dan benar, Kim kini memang akhirnya memilih menapaki karier di Taiwan.

Sementara Sindhu kini tengah mengalami masalah penurunan performa usai ditinggal Kim mundur dari posisinya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on

 



Source : times of india
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan