Alasan Kepergian Kobe Bryant Meninggalkan Duka di Seluruh Dunia

Reno Kusdaroji Senin, 27 Januari 2020 | 19:31 WIB
Kobe Bryant tewas kecelakaan helikopter. (IG @ndreyg_)

BolaStylo.com - Kabar meninggalnya legenda NBA, Kobe Bryant akibat kecelakaan helikopter menyisakan duka banyak kalangan yang mengidolakannya.

Dunia olahraga tengah berduka setelah legenda NBA, Kobe Bryant dikabarkan meninggal akibat kecelakaan helikopter di Calabassas, California, Minggu (26/1/2020).

Kobe Bryant meninggal dunia setelah helikopter yang ditumpangi bersama putrinya, Gianna Maria Onore, terbakar dan terjatuh.

Akibat insiden tersebut, Kobe Bryant bersama tiga penumpang lain dinyatakan meninggal dunia.

Semasa hidup, Kobe dikenal sebagai sosok pebasket yang hebat karena mampu membawa LA Lakers menjadi juara NBA sebanyak lima kali (2000-2002, 2009, dan 2010).

Baca Juga: Momen Kenangan Kobe Dan Messi, Saling Mengagumi Satu Sama Lain

Selain itu, dilansir BolaStylo.com dari Bussiness Insider Singapore, Bryant juga dikenal sebagai sosok yang memiliki kepribadian inspiratif.

Alhasil, banyak kalangan yang mengidolakan legenda yang berjuluk The Black Mamba itu.

Dalam beberapa kali kesempatan interview, Byant sendiri selalu menyelipikan motivasi yang dapat menginspirasi banyak orang.

Bryant seringkali berbicara mengenai perjuangan untuk mencapai kesuksesan.

Hal itu karena baginya, setiap orang memiliki pilihan untuk menentukan nasibnya sendiri.

Baca Juga: Pesan Terakhir Kobe Bryant Sebelum Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Bahkan di saat ia sedang mengalami cedera, pebasket kelahiran tahun 1978 itu tetap melihat dari sudut pandang positifnya.

"Prosesnya (mendorong saya untuk kembali). Saya ingin melihat jika saya bisa, saya tidak tahu apakah saya bisa, saya hanya ingin mencari tahu," ujar Kobe dahulu.

"Saya akan memecahnya menjadi bentuk terkecil, detail, terkecil, dan mengejarnya (untuk sembuh), hari demi hari, hari demi hari," katanya melanjutkan.

Bryant juga penah menyampaikan ungkapan inspiratif tentang kegagalan dan arti kepemimpinan.

Baca Juga: Messi dan Ronaldo Beri Penghormatan Terakhir untuk Kobe Bryant

Menurutnya, berdiam diri saja menghadapi kegagalan itu lebih buruk daripada sebuah kematian.

Ia selalu mengungkapkan kegagalan bukanlah suatu hal yang harus diratapi, melainkan momen untuk merubah diri kita sendiri menjadi lebih baik.

Kobe juga mengungkapkan bahwa "kepemimpinan itu kesepian", dan ia tidak takut menghadapinya dan harus fokus pada tujuan yang hendak dicapai.

"Jika anda akan menjadi seorang pemimpin, anda tidak akan menyenangkan semua orang," ungkap Kobe dahulu.

"Anda harus meminta pertanggungjawaban orang, bahkan jika anda memiliki momen tidak nyaman itu," tuturnya melanjutkan.

Baca Juga: Legenda NBA Kobe Bryant dan Putrinya Tewas Berdampingan dalam Kecelakaan Helikopter



Source : bolastylo.bolasport.com,BolaSport.com,bussinessinsider.sg
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan