Kisah Lari Sejauh 21 KM Viral, Tangis Siswi SD Ini Berubah Jadi Senyum

Eko Isdiyanto Kamis, 30 Januari 2020 | 16:56 WIB
Asmarani Dongku, siswi SD dari Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, peraih juara I lari 21 kilometer (antaranews.com)

BolaStylo.com - Imbas viralnya kisah juara lomba lari sejauh 21 kilometer tanpa hadiah, Asmarani Ndongku siswi SD di Poso banjir simpati banyak masyarakat.

Banyak hati terketuk setelah mendengar kisah seorang siswi SD di Poso bernama Asmarani Ndongku karena kisah lomba larinya.

Asmarani Ndongku sukses meraih juara pertama lomba lari sejauh 21 kilometer yang diadakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tengah.

Akan tetapi, nasib kurang beruntung justru menimpa sang bocah karena usahanya seolah tidak membuahkan hasil.

Meski keluar sebagai juara satu dalam kategori putri, jerih payah Asmarani hanya berbalas sebuah medali.

Pihak Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Tengah mengklaim bahwa acara lomba lari yang merupakan acara syukuran itu memang tidak menawarkan hadiah.

Baca Juga: Resmi ke Manchester United, Bruno Fernandes Disamakan dengan Cristiano Ronaldo!

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan syukuran atas selesainya pekerjaan peningkatan kualitas jalan Lawangan-Toyado di Poso.

Mengetahui kenyataan tersebut, tangis Asmarani pun tak mampu dibendung.

Harapan untuk mendapatkan hadiah yang pantas usai lari sejauh 21 kilometer hanya berbalas dengan sebuah piala.

Asmarani (tengah)

Meski demikian, tangis dan lelah siswi Sekolah Dasar kelas VI Desa Pandiri ini seolah terobati dengan datangnya beberapa bantuan.

Dilansir BolaStylo.com dari Kompas.com, bantuan diterima dari Komunitas Pecinta Lari (Runners Club) Poso berupa sejumlah uang tunai dan kaus.

Baca Juga: Kebingungan Cari Pengganti Suarez, Barca Siap Jual 2 Pemain Bintang

Runners Kabupaten Tolitoli serta seorang donatur dari Kabupaten Salatiga, Jawa Tengah, juga memberikan sejumlah uang.

Menurut keterangan orang tua Asmarani, bantuan itu diberikan pada Selasa siang, sekitar pukul 14.00 WITA.

"Tadi barusan sekitar jam dua siang dari Runners Poso dan Tolitoli datang ke rumah kasih hadiah," ucap Alfrianus Ndongku.

"Kemudian, ini ibu lagi minta rekening, katanya dari Salatiga," imbuhnya.

Menurut orang tua Asmarani, bantuan dari para anggota komunitas merupakan apresiasi atas usaha dan kerja keras anaknya.

Baca Juga: Beberapa Hal dari Persib Bandung yang Memikat Hati Eks Ajax Amsterdam

Komunitas tersebut juga menitip pesan agar Asmarani tidak berputus asa serta semangatnya untuk berlatih turun.

"Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang peduli dengan anak kami," ujar Alfrianus.

Asmarani sebelumnya mengikuti lomba lari atas syukuran pekerjaan Dinas PUPR Sulawesi Tengah yang digelar pada 25 Januari 2020.

Bocah yang masih duduk di kelas VI Sekolah Dasar itu menangis lantaran mengetahui lomba yang diikuti tak menyediakan hadiah untuk juara.

Asmarani keluar sebagai juara satu dalam kategori putri, ia meraih peringkat ke-12 gabungan putra dan putri.

Baca Juga: Disebut Mirip Artis, Senyum Greysia Polii Ini Curi Perrhatian BWF

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Red Wine memang memiliki manfaat untuk tubuh, tapi sekali lagi, jangan berlebihan ya! #wine #redwine #bugar #gridnetwork

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : Kompas.com,bolastylo.bolasport.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan