Indonesia Open 2020 Terancam Terkena Imbas Virus Corona, Dibatalkan?

Eko Isdiyanto Senin, 2 Maret 2020 | 18:43 WIB
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, pada laga perempat final Kejuaraan Beregu Asia (DOK. BADMINTON INDONESIA)

BolaStylo.com - Gelaran Indonesia Open 2020 terancam terkena imbas setelah dua WNI dipastikan positif terjangkit virus corona.

Kabar positifnya dua WNI yang terkena virus corona berpotensi pada Indonesia Open 2020 yang terancam terkena imbas.

Indonesia Open 2020 rencananya digelar pada 16 hingga 21 Juni 2020 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan.

Praktis masih terdapat tiga bulan waktu sebagai persiapan Indonesia untuk menggelar turnamen bulu tangkis level 1000.

Terlepas dari persiapan, ancaman penyebaran virus corona juga berpotensi mengganggu bergulirnya ajang tersebut.

Baca Juga: Ancaman Virus Corona, Tim Indonesia Tetap Berangkat ke All England!

Dilansir BolaStylo.com dari Antara News, Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto berharap tidak ada pembatalan turnamen sebagai dampak penyebaran virus Corona.

Di sisi lain, ia juga mengaku pihaknya tetap memantau perkembangan virus tersebut di Tanah Air.

"Kita harus waspada, saat ini pelaksanaan tinggal tiga bulan lagi," ucap Achmad Budiharto.

"Seharusnya persiapan sudah harus dilakukan.Karena apapun yang seharusnya menjadi agenda.

Baca Juga: Live Streaming Tira-Persikabo Vs Arema FC Liga 1 2020, Lupakan Hasil Buruk Musim Lalu!

"Kami harus menjaga keselamatan dan kesehatan permain serta ofisial.

"Saya berharap semoga Indonesia Open bisa berjalan sesuai jadwal tanpa kendala," imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi, PP PBSI juga telah melakukan koordinasi dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Diharapkan dengan adanya koordinasi tersebut, gelaran Indonesia Open 2020 tetap diberikan izin dan perlindungan pelaksanaan.

Baca Juga: Jelang Laga Perdana Arema FC di Liga 1 2020, Eks Persib Ingatkan Soal Kekeluargaan!

Achmad Budiharto juga mengaku sudah mengirim surat ke pemerintah untuk meminta arahan dan jaminan izin penyelenggaraan.

"Hari ini kami mengirim surat ke pemerintah, dalam hal ini Kemenpora untuk meminta arahan dan jaminan izin agar Indonesia open tetap bisa berjalan sesuai jadwal," ujar Budiharto.

Lebih lanjut, jaminan perlindungan yang diajukan tidak hanya untuk atlet dan ofisial tim.

Akan tetapi juga untuk masyarakat Indonesia sebagai pendukung setia para pebulu tangkis wakil Tanah Air.

Baca Juga: Virus Corona Menyebar di Eropa, Presiden FIFA Pertimbangkan Langkah Ini!



Source : antaranews.com,bolastylo.bolasport.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan