Berstatus Mantan Anak Didik Mike Tyson, Pengganti Khabib di UFC 249 Mengaku Ketakutan!

Eko Isdiyanto Selasa, 7 April 2020 | 12:10 WIB
Petarung UFC Justin Gaethje (TWITTER.COM/MMAFIGHTING)

BolaStylo.com - Anak didik Mike Tyson, Justin Gaethje mengaku ketakutan setelah menggantikan posisi Khabib Nurmagomedov di ajang UFC 249 melawan Tony Ferguson.

Pengganti Khabib Nurmagomedov di UFC 249 sekaligus mantan murid Mike Tyson, Justin Gaethje mengaku ketakutan jelang melawan Tony Ferguson.

Sebelumnya pihak UFC mengumumkan bahwa Justin Gaethje merupakan petarung pengganti Khabib Nurmagomedov yang mundur dari ajang UFC 249.

Terlepas dari alasan Khabib yang memilih mundur karena penerapan lockdownd di Rusia, terdapat hal menarik dari sang pengganti jelang pertandingan digelar.

Berstatus sebagai mantan anak didik Mike Tyson, Justin Gathje justru mengaku ketakutan sebelum bertanding melawan Tony Ferguson.

Baca Juga: Gantikan Khabib Nurmagomedov, Justin Gaethje Ketakutan Lawan Tony Ferguson

Hal itu bahkan keluar dari pengakuan Justin sendiri yang diungkap melalui tulisan pada salah satu unggahan akun Twitter pribadi.

Namun demikian, Justin mengaku senang dan menyukai perasaan takut yang dirasakannya sebelum bertanding.

"Saya ketakutan dan saya sangat menyukai itu," tulis Justin.

Rasa takut yang dirasakan Justin terbilang maklum, pasalnya dengan usianya yang sudah menginjak 31 tahun, ia sama sekali tidak memiliki persiapan khusus dalam laga melawan Tony.

Baca Juga: Hanya Soal Waktu, Persib Bandung Siap Jadi Klub Indonesia yang Disegani di Asia!

Berbeda dengan Tony Ferguson yang sudah mempersiapkan duel UFC 249 selama empat bulan dimulai pada akhir November 2019 lalu.

Namun hal itu sepertinya bukan masalah untuk Justin yang pernah menerima didikan dari legenda tinju dunia kelas berat, Mike Tyson.

Di usia 4 tahun, Gaethje sudah mengenal bela diri dengan berlatih gulat hingga dua kali meraih duia gelar juara di tingkat sekolah menengah.

Sementara di tingkat Universitas ia merupakan juara pada Divisi I NCAA, persis saat itu pula Gaethje merintis karier dalam dunia mixed martial arts (MMA).

Baca Juga: Tony Ferguson Vs Justin Gaethje, Rekor Kedua Petarung Jelang UFC 249

Tepat di tahun 2011, pria kelahiran Arizona ini naik level ke tingkat profesional dan bergaung dengan World Sereis of Fighting (WSOF), kini berubah nama menjadi Professional Fighters League (PFL).

Kemenangan pertama Gaethje diraih kala mengalahkan Richard Patishnock lewat TKO pada Januari 2014, sejak saat itu ia sukses mempertahankan lima kali gelar juara kelas ringan WSOF.

Di tahun 2017, ia bergabung dengan UFC dan bahkan langsung tampil di Performance of the Night dengan catatan empat kali menang dan dua kali kalah.

Empat kali kemenangan tersebut diraihnya dengan KO dan TKO, total sejak 2011 berlaga di MMA, Gathje sudah 18 kali meraih kemenangan dan hanya satu kali menang poin.

Baca Juga: Ungguli Kerala Blasters, Persib Bandung Berpeluang Lolos Perempat Final

Usut punya usut, kesuksesan Gaethje ternyata tak lepas dari tangan dingin Si Leher Beton, Mike Tyson dalam membentuknya sebagai seorang petinju.

Dilansir BolaStylo.com dari BJPENN, Gaethje pernah berlatih tinju dengan Mike Tyson untuk beberapa waktu dan ia terkesan akan hal itu.

"Ini pengalaman hebat bisa berada dalam satu waktu dengan Mike Tyson," ucap Gaethje.

Pengalaman berlatih dengan sosok petarung muda juga seperti Gaethje juga diakui berkesan bagi seorang Mike Tyson.

Baca Juga: Neymar Itu Curang dan Penipu, Kata Eks Pelatih Real Madrid Ini



Source : berbagai sumber
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan