Juventus Pernah Ditolak Dua Kali oleh Pemain Asal Asia Tenggara Cuma Gara-gara Hal Ini

Ananda Lathifah Rozalina Senin, 18 Mei 2020 | 16:00 WIB
Selebrasi pemain Juventus saat lawan Brescia di Allianz Stadium, pada laga pekan ke-24 Liga Italia, Minggu (16/2/2020). (TWITTER.COM/JUVENTUSFCEN)

Pemain timnasThailand,Charyl Chappuis.

Alasannya, karena Chappuis yang kala itu masih berusia 18 tahun merupakan seorang remaja yang takut jauh dari rumah.

Selain itu, ia juga takut tak bisa berkomunikasi dengan siapapun karena ia tak bisa bahasa Italia.

"Saya menolak karena merasa takut. Saya takut jauh dari rumah, tak bisa berkomunikasi dengan siapapun dan tak bisa bicara bahasa Italia," tutur Chappuis terkait tawaran tersebut.

Mengejutkannya, Juventus ternyata sempat menawarinya dua kali dan ia tetap menolaknya.

"Luca Pessotto (pencari bakat yang juga legenda Juventus) mengatakan jika Juventus tak akan mendatangi pemain dua kali. Nyatanya dia menyodorkan penawaran sebanyak dua kali dan saya tetap menolak," cerita Chappuis.

Setelah menolak Juventus, Chappuis memulai karier profesionalnya di sebuah klub dari Zurrich bernama Grasshoppers pada tahun 2010.

Ia kemudian kembali ke Thailand dan memulai kariernya di negeri gajah putih dengan bergabung bersama Buriram United pada tahun 2013.

Chappuis beberapa kali berganti-ganti klub dan kini berlabuh di Port FC.

Selain berkarier di klub, Chappuis juga menjadi bagian dari Timnas Thailand dan sempat mengantarkan Thailand menjuarai Piala AFF pada tahun 2016 dan meraih medali emas SEA Games 2013.

 



Source : BolaSport.com
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan