Juergen Klopp Ungkap Alasan Liverpool Tak Pertahankan Trofi Liga Inggris

Aziz Gancar Widyamukti Jumat, 3 Juli 2020 | 10:47 WIB
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, memeluk juru taktik Manchester City, Pep Guardiola. (TWITTER.COM/LIVECHOLFC)

BolaStylo.com - Manajer Liverpool, Juergen Klopp, menjelaskan alasan timnya tidak akan mempertahankan trofi Liga Inggris yang baru saja diraih.

Liverpool telah memastikan diri merengkuh trofi Liga Inggris untuk musim 2019-2020.

Trofi tersebut diraih Liverpool setelah pesaing terdekat mereka Man City tumbang 1-2 dari Chelsea pada Jumat (26/6/2020).

Kekalahan itu membuat Man City tak mungkin dapat mengejar perolehan Liverpool.

Baca Juga: Liverpool Kalah, Juergen Klopp Bentak Wartawan Pasca Pertandingan

Saat ini, Liverpool telah mengumpulkan 86 poin dari 31 pertandingaan Liga Inggris.

Dengan tujuh pertandingan tersisa, Man City maksimal hanya bisa mengumpulkan 84 poin.

Sehingga, situasi ini membuat Liverpool dipastikan keluar sebagai juara Liga Inggris 2019-2020.

Baca Juga: Liverpool Dibantai, Bintang Man City Ini Tak Mau Beri Guard of Honour

Gelar juara ini merupakan trofi Liga Inggris pertama Liverpool setelah penantian panjang selama 30 tahun.

Meski begitu, gelar tersebut hanyalah permulaan dari klub yang bermarkas di Anfield itu.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp menyebut bahwa timnya masih lapar gelar musim depan.

Baca Juga: Manchester United Butuh 4 Bruno Fernandes untuk Saingi Liverpool!

"Kami tidak akan 'mempertahankan' gelar (Premier League) musim depan. Kami akan 'menyerang' trofi berikutnya," kata Juergen Klopp, dilansir dari BBC, Jumat (3/7/2020).

"Kami tidak merasa puas. Ini hanyalah sebuah langkah awal menuju langkah besar selanjutnya," ucap pelatih asal Jerman itu.

Di sisi lain, Juergen Klopp juga menilai bahwa perburuan gelar juara musim depan akan semakin ketat karena klub pesaing bertambah kuat.

Baca Juga: Seperti Curhat, Pujian Setinggi Langit Jose Mourinho untuk Liverpool dan Juergen Klopp

"Man City akan kuat musim depan, Man United akan kuat musim depan, dan Chelsea juga demikian," katanya.

"Jelas Man City tim yang luar biasa, United juga bagus, Chelsea juga dalam kondisi sangat bagus dan melakukan bisnis yang menarik," ucapnya menambahkan.

Liverpool sendiri baru saja menelan kekalahan 0-4 dari Man City pada pekan ke-32 Liga Inggris di Stadion Etihad, Jumat (2/7/2020) dini hari WIB.

Tim yang diperkuat Mohamed Salah itu masih memiliki enam pertandingan tersisa.



Source : BBC
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan