Dikenal Sebagai Obat Herbal, Kunyit Ternyata Bisa Sebabkan Penyakit Mematikan Ini

Aziz Gancar Widyamukti Senin, 13 Juli 2020 | 11:47 WIB
Kunyit asam (kompas.com)

BolaStylo.com - Kunyit yang selama ini dikenal sebagai obat herbal ternyata bisa menyebabkan penyakit mematikan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah Indonesia yang menjadi primadona karena memiliki banyak manfaat.

Salah satu manfaat kunyi adalah bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Selain itu, kunyit juga sudah dipercaya meredakan nyeri perut saat menstruasi jika diminum air rebusannya.

Baca Juga: Coba Yuk! Tips Menyimpan Tempe Biar Nggak Cepet Busuk

Meski bermanfaat, mengonsumsi kunyit secara berlebihan ternyata bisa menimbulkan berbahaya.

Berikut 5 bahaya mengonsumsi kunyit secara berlebihan dilansir BolaStylo.com dari Nakita.

1. Iritasi pencernaan

Kunyit dapat mengiritasi pencernaan jika dikonsumsi berlebihan karena memiliki efek yang mampu merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam.

2. Batu ginjal

Kandungan oksalat yang tinggi dalam kunyit dapat membentuk batu ginjal bila dikonsumsi secara berlebihan.

Sehingga, batu ginjal dapat memicu nyeri yang hebat dan rasa tidak nyaman.

Baca Juga: Minum Ramuan Jahe dan Jeruk Nipis Sebelum Tidur, Rasakan Manfaat Tak Terduga Ini

3. Sakit kepala dan mual

Efek samping kunyit berupa sakit kepala dan mual pun bisa terjadi saat kunyit dikonsumsi dalam dosis tinggi, misalnya di atas 450 miligram (mg).

4. Ruam kulit

Konsumsi kunyit secara berlebih dilaporkan dapat memicu ruam kulit meski efek ini tergolong jarang terjadi.

5. Intoleransi gluten dan penyakit celiac

Bubuk kunyit yang dijual di pasaran bisa mengandung gandum, jelai (barley), dan gandum hitam (rye).

Baca Juga: Konsumsi Kopi 4 Cangkir Sehari Bisa Turunkan Risiko Aritmia?

Jika dikonsumsi oleh pengidap intoleransi gluten atau penderita penyakit celiac yang "alergi" gluten, bisa membuat kekambuhan atau memperburuk gejala.

Pasalnya, gluten merupakan protein yang ditemukan pada gandum, jelai, dan gandum hitam.

6. Kanker

Beberapa bubuk kunyit bisa saja mengandung pewarna makanan.

Contohnya, pewarna makanan jenis metanil yellow atau acid yellow 36 yang sering digunakan saat pengolahan kunyit di India.

Baca Juga: Sering Dibandingkan, Ini Manfaat Brokoli dan Kembang Kol untuk Kesehatan

Menurut beberapa penelitian pada hewan, metanil yellow berpotensi menyebabkan kanker bila dikonsumsi dalam dosis tinggi.

7. Kontraksi

Wanita hamil harus menghindari konsumsi kunyit. Rempah ini diyakini dapat merangsang kontraksi rahim sehingga bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur dan keguguran.

Tekait hal ini, belum ada rekomendasi mengenai seberapa banyak konsumsi kunyit yang diperbolehkan agar bermanfaat bagi kesehatan.

Menurut The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA), tingkat asupan kunyit harian yang disarankan adalah 3 mg per kilogram berat badan.

Baca Juga: Jangan Tunda Lagi, Rutin Konsumsi Bawang Putih Tiap Pagi Miliki Manfaat Mengejutkan Ini

Sementara itu, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa dosis 3,600-8,000 mg per hari tidak menyebabkan efek samping serius.

Sedangkan studi lainnya menunjukkan bahwa dosis tunggal 12,000 mg masih bisa ditoleransi.



Source : Nakita
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan