Pasca Juara Liga Italia, Manajer Juventus Merasa Geram Karena Hal Ini!

Reno Kusdaroji Minggu, 2 Agustus 2020 | 12:30 WIB
Reaksi pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (TWITTER.COM/CALCIOPILLOLE)

BolaStylo.com - Manajer Juventus, Maurizio Sarri merasa geram karena ketidaknyamanan yang dirasakan pasukannya setelah mengamankan gelar juara Liga Italia.

Maurizio Sarri berhasil membawa Juventus memastikan gelar juara Liga Italia pada pekan ke-34, ketika mengalahkan Lazio 2-1 (20/7/2020).

Pada awalnya, Maurizio Sarri dan pasukan Juventus tentu merasa bahagia ketika memastikan diri menjuarai Liga Italia.

Namun kini, ketika Liga Italia sudah benar-benar berakhir Sarri mengaku ada rasa ketidaknyamanan yang membuatnya cukup geram kepada Cristiano Ronaldo dkk.

Pasca mengalahkan Lazio, Sarri menuding timnya mengalami penurunan mental, yang tentunya sama sekali tidak bagus untuk ke depannya nanti.

Buktinya, Si Nyonya tua mengakhiri Liga Italia dengan tiga kekalahan dari empat pertandingan dengan kebobolan 7 gol.

Mantan manajer Chelsea itu percaya bahwa 'sedikit rasa takut bagus untuk kita', dan hal semacam itu sudah hilang semenjak Juventus memastikan gelar juara.

Baca Juga: Final Piala FA - Chelsea Dibekuk Arsenal, Frank Lampard Soroti Wasit

"Sedikit rasa takut (kehilangan gelar juara Liga Italia) memiliki dampak bagus bagi kami (Juventus)," kata Sarri dilansir BolaStylo.com dari Sky Sports Italia.

"Setelah (mengalahkan) Lazio kami merasa telah memenangkan (Liga Italia) dan mengalami penurunan mental," imbuhnya.

Hal ini membuatnya geram, lantaran sebentar lagi Juventus harus menjalani pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Lyon (7/8/2020).

Parahnya, mereka memiliki modal buruk di mana kalah 1-0 pada leg pertama akhir bulan Februari lalu (26/2/2020).

Baca Juga: Usai Ungkap Urusan Ranjang, Wanda Nara Bikin Sensasi dengan Nyetir Pakai Baju Terbuka

Ia berharap dapat merubah dan mengakhiri tren buruk Juventus di penghujung Liga Italia kemarin supaya dapat meraih prestasi apik di Liga Champions.

"Sekarang kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin melawan dominasi musuh, kami mulai dengan ketertinggalan 1-0 (vs Lyon) dan itu menjadi kondisi yang sulit.

"Kami harus memiliki mentalitas yang bagus, memulihkan kondisi fisik dalam dua tiga hari, dan memulai latihan dengan lebih baik," pungkasnya.

Baca Juga: Ruang Ganti Juventus Memanas, Gaji Cristiano Ronaldo Bikin Pemain Iri

 



Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan