MotoGP Styria 2020 - Bahayakan Nyawa, Vinales Ditodong Pertanyaan Seperti Ini

Reno Kusdaroji Senin, 24 Agustus 2020 | 16:30 WIB
Tanda-tanda Maverick Vinales sebelum kecelakaan motornya hancur dan terbakar, tangannya sempat diangkat. (Twitter MotoGP)

Memang Vinales terlihat mengangkat tangannya untuk ditunjukan kepada timnya dengan tujuan yang menyiratkan ada yang tidak beres dengan keadaan motornya.

Namun, pada akhirnya ia tetap membalap hingga kecelakaan tunggal terjadi.

Oleh karena itu, Rins menodong Vinales karena tak habis pikir dengan sikap dan langkah yang diambil oleh rider asal Spanyol tersebut.

"Masalah yang dimiliki Vinales, jika saya tidak salah, pada balapan terakhir semua pembalap mendapat kampas rem dan kaliper yang sangat panas," kata Rins dilansir BolaStylo.com dari AutoSport.

Baca Juga: Balapan Terburuk, Maverick Vinales Ceritakan Ledakan Mengerikan di MotoGP Styria

Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, saat beraksi di hari pertama tes MotoGP 2020 Qatar di Sirkuit Losail, Doha, Sabtu (22/2/2020). Rins menjadi pemilik waktu lap tercepat selama sesi berlangsung.

"Satu-satunya yang belum memasang bantalan rem baru ini adalah (Joan) Mir an Maverick (Vinales), yang menggugat kampas rem konvensional yang lebih kecil.

"Tapi, jika Maverick sudah tahu selama beberapa lap jika dia kehabisan rem dan itu sebabnya dia mengangkat tangan, seharusnya dia masuk pit lebih awal.

"Normalnya, dia melakukan hal itu (demi keselamatannya), saya tidak mengerti mengapa dia harus terus balapan.

Lebih lanjut, Alex Rins pun berencana akan membahas insiden Vinales pada pertemuan jelang balapan selanjutnya.

Baca Juga: Bos Repsol Honda: MotoGP 2020 Sudah Selesai untuk Marc Marquez!



Source : Autosport
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan