Dihajar Khabib Nurmagomedov, Monster UFC Cari Pelampiasan di Laga McGregor Vs Poirier

Aziz Gancar Widyamukti Kamis, 10 Desember 2020 | 18:00 WIB
Khabib Nurmagomedov mengalahkan Justin Gaethje di UFC 254, Minggu (25/10/2020) dini hari WIB. (TWITTER @ESPNSTATSINFO)

BolaStylo.com - Monster UFC yang menjadi korban Khabib Nurmagomedov tengah mencari lawan dari duel Conor McGregor vs Dustin Poirier.

Korban Khabib Nurmagomedov satu per satu mulai bangkit untuk merebut takhta di kelas ringan UFC.

Salah satu korban Khabib Nurmagomedov yang berambisi menguasai kelas ringan adalah monster UFC, Justin Gaethje.

Ya, Justin Gaethje pernah menjadi korban keganasan Khabib Nurmagomedov kala tampil pada UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Sebut 3 Lawan Terberat di UFC, Ada McGregor?

Kala itu, Justin Gaethje kalah TKO dari Khabib Nurmagomedov seusai melakoni pertarungan dua ronde.

Kekalahan tersebut membuat Justin Gaethje gagal merebut sabuk kelas ringan UFC milik Khabib Nurmagomedov.

Pasca-kekalahan itu, Justin Gaethje kini berambisi menjadi raja di kelas ringan UFC.

Baca Juga: Dipukul KO Usai Menari di Ring, Petinju Indonesia Ini Jadi Perhatian Dunia

Kesempatan Justin Gaethje menjadi juara kelas ringan UFC memang terbuka lebar, mengingat Khabib Nurmagomedov telah pensiun dari arena oktagon.

Jika sabuk kelas ringan dikosongkan, banyak yang menunjuk ke rematch Conor McGregor vs Dustin Poirier sebagai opsi logis untuk memperebutkan gelar.

Duel Conor McGregor vs Dustin Poirier bakal tersaji dalam event UFC 257 pada 23 Januari 2021.

Baca Juga: Merasa Diremehkan, Conor McGregor Serang Balik Khabib Nurmagomedov

Justin Gaethje mengaku tidak sabar ingin menghadapi pemenang duel McGregor vs Poirier agar bisa segera menjadi raja di kelas ringan.

"Saya nomor satu tentu saya ingin bertarung untuk sabuk itu, itulah mengapa saya berada di sini," kata Justin Gaethje dikutip dari BJPENN.

"Poirier dan McGregor akan segera bertarung, jadi saya ingin melawan pemenangnya," imbuhnya.

Petarung kelas ringan UFC, Justin Gaethje.

Lebih lanjut, Justin Gaethje tidak keberatan untuk kembali bertarung agar bisa merebut gelar juara kelas ringan.

"Saya ingin berjuang untuk meraih sabuk juara dan jika berhasil menjadi pemenang pada laga itumaka saya akan melakukannya, saya harus mengalahkan seseorang terlebih dahulu," ujarnya.

"Tapi, saya pasti akan melawan pemenang untuk sabuk tersebut, saya juga akan turun untuk itu," kata petarung berjuluk The Highlight itu.

Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Mau Comeback ke UFC asal 3 Syarat Ini Dipenuhi

Justin Gaethje pernah mendapat julukan monster dari pengamat sekaligus komentator UFC, Joe Rogan.

Klaim itu dilontarkan Joe Rogan saat Justin Gaethje maju melawan Tony Ferguson untuk menggantikan Khabib Nurmagomedov yang mundur dari duel UFC 249 akibat pandemi Covid-19.

Joe Rogan memilih kata "monster" untuk mendiskripsikan Justin Gaethje karena The Highlight punya rekor impresif, yakni 21 kemenangan dari 23 laga dengan 18 di antaranya berakhir KO/TKO.

Baca Juga: Profil Charles Latuperissa, Petinju Indonesia yang Disorot Dunia Gegara KO Usai Menari

"Justin Gaethje adalah monster. Dia monster. Dia individu yang menakutkan," ucap Rogan.

"Maksud saya, dalam olahraga yang kejam, ini olahraga yang benar-benar kejam, Gaethje menonjol, sebagai petarung yang paling kejam," tuturnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 



Source : bjpenn.com
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan