Valentino Rossi Takut Dimarahi Ibu Jika Ketahuan Soal Helm Viagra

Eko Isdiyanto Kamis, 31 Desember 2020 | 17:00 WIB
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, memamerkan helm edisi Misano menjelang sesi latihan bebas ketiga MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Italia, 12 September 2020. (YAMAHA MOTOR RACING SRL)

BolaStylo.com - Pengakuan menarik dilontarkan Valentino Rossi terkait reaksi sang ibu jika mengetahui ia pernah mengenakan helm desain viagra saat balapan MotoGP.

Hingga saat ini ternyata Valentino Rossi masih merahasiakan soal helm berdesain viagra dari sang ibu, Stefania.

Valentino Rossi mengenakan helm desain viagra itu saat membalap di MotoGP San Marino 2020, tepatnya pada 13 September 2020 lalu.

Pembalap berjuluk The Doctor ini ternyata takut memberitahu sang ibu terkait gambar desain pada helm yang dikenakannya saat itu.

Menurut Rossi, ketakutan ini muncul karena sang ibu merupakan sosok yang religius dan bukan tidak mungkin ia akan kena marah karena itu.

Baca Juga: Bahasa Soal Pensiun, Valentino Rossi: Umur Hanya Salah Satu Faktor

Dilansir BolaStylo.com dari Speedweek, Rossi mengaku jika banyak orang menertawainya karena desain helm yang dipakainya tidak seperti pembalap pada umumnya.

Dan cenderung aneh, namun reaksi yang sama tidak akan ditemui jika hal itu diketahui oleh sang ibu.

"Saya rasa semua orang menerwatai helm itu, yang jadi masalah saya tidak memberitahu ibu saya, Stefania soal desan gambarnya," ucap Rossi.

"Saya tidak berani bilang ke ibu, saya sangat tahu dia bagaimana. Dia religius, saya yakin itu bukan helm favoritnya," imbuhnya.

Baca Juga: MotoGP -Tak Suka Pensiun, Valentino Rossi Sayangkan Keputusan Dua Rivalnya

Ketika ditanya soal helm berdesain viagra, Stefania mengaku sangat malu dan tak habis pikir teman-temannya justru Rossi membiarkannya melakukan itu.

Ia juga membandingkan hal itu dengan insiden boneka seks yang dibawa Rossi sata memenangi kejuaraan di Mugello pada 1997.

Detail helm edisi khusus dari Valentino Rossi untuk seri balap MotoGP San Marino 2020.

"Saya sangat malu, sama seperti insiden boneka dulu. Teman-teman saya bahkan membiarkan Rossi melakukan hal itu," ucap Stefania.

Arti dibalik desain viagra pada helm ini diakui Rossi bahwa dirinya membutuhkan obat kuat demi mendapatkan tenaga ekstra saat menjalani MotoGP 2020.

Baca Juga: Valentino Rossi Buktikan MotoGP Mampu Kalahkan Liga Italia dalam Hal Ini

Perjalanan Rossi di dunia MotoGP masih akan berlanjut di tahun 2021, meskipun nantinya ia akan membalap untuk tim satelit Yamaha.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : Speedweek.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan