Manchester United Punya Senjata Rahasia yang Tak Dimiliki Liverpool di Liga Inggris

Aziz Gancar Widyamukti Jumat, 1 Januari 2021 | 13:26 WIB
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (TWITTER.COM/SQUAWKA)

BolaStylo.com - Manchester United memiliki sedikit keuntungan dibandingkan Liverpool dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Manchester United mulai menunjukkan kebangkitannya dalam beberapa pertandingan terakhir mereka.

Kebangkitan Manchester United itu terlihat dari posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris.

Manchester United saat ini menduduki peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan 20 poin dari 15 pertandingan.

Baca Juga: Kalimat Sakti Solskjaer yang Bikin Pogba Menggila di Manchester United

Posisi Manchester United ini tentu membuat Liverpool yang tengah berada di puncak klasemen Liga Inggris menjadi ketar-ketir.

Terlebih, Liverpool cuma unggul tiga angka sehingga mereka rawan digusur oleh tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu.

Kekhawatiran Liverpool bertambah ketika Manchester United punya senjata rahasia yang tak mereka miliki dalam perebutan gelar Liga Inggris.

Baca Juga: Diberi Peran Baru oleh Solskjaer, Pogba Jadi Kunci Kebangkitan Manchester United

Sejata rahasia yang dimaksud adalah rotasi dan kebugaran pemain.

Dilansir dari Manchester Evening News, The Red Devils menjalani 9 pertandingan tanpa merasakan satu pun kekalahan.

Dari 9 laga tersebut, pelatih Ole Gunnar Solskjaer telah melakukan 32 pergantian pemain pada susunan pemain utamanya.

Ekspresi pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, seusai laga Liga Inggris kontra Leeds United di Stadion Old Trafford, Minggu (20/12/2020).

Dengan tujuh kemenangan diantaranya, perubahan yang dilakukan Solskjaer terbukti tak memengaruhi performa para pemain Manchester United.

Pada musim ini, Manchester United telah memainkan pertandingan selama 1.350 menit.

Sejauh ini, hanya ada enam pemain yang bermain lebih dari dua per tiga dari jumlah menit tersebut.

Baca Juga: Bek Liverpool Sebut Mohamed Salah sebagai Binatang karena Dedikasinya

Mereka adalah David De Gea, Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, Victor Lindelof, Bruno Fernandes, dan Marcus Rashford.

Sementara itu, Paul Pogba (57%), Anthony Martial (55%), Mason Greenwood (46%), dan Edinson Cavani (22%) bermain tak sebanyak keenam pemain tersebut.

Martial sempat absen karena hukuman skorsing, Greenwood terpaksa menepi setelah cedera, lalu Cavani terlambat bergabung karena harus memulihkan kebugaraannya.

Baca Juga: Jadi Pemain Vital, Gelandang Manchester United Layak Gabung Barcelona atau Real Madrid

Sistem semacam itu tidak dilakukan oleh Liverpool pada musim ini.

Setidaknya ada 9 anak asuh Juergen Klopp yang telah memainkan 66 persen atau lebih dari total menit bermain Liverpool di Liga Inggris.

Termasuk tiga penyerang dan bek sayap utama mereka, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold.

Penyerang Liverpool, Sadio Mane, bersalaman dengan Juergen Klopp dalam laga Liga Inggris kontra Crystal Palace di Stadion Selhurst Park, Sabtu (19/12/2020).

Sadio Mane (86%), Mo Salah (87%), dan Roberto Firmino (91%) adalah pemain kunci musim ini dan kemungkinan mereka untuk beristirahat sangat sulit sebelum Diogo Jota pulih dari cedera pada Februari.

Mereka juga akan memperebutkan gelar Liga Champions, selain membantu Liverpool berburu gelar Liga Inggris.

Sehingga, melakukan rotasi dan menjaga kebugaran pemain seperti Manchester United saat ini, bisa menjadi hal penting yang harus diperhatikan Liverpool.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 

 



Source : Manchester Evening News
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan