Perut Keroncongan Tak Selalu Lapar, Ini Beberapa Penyebabnya

Rara Ayu Sekar Langit Selasa, 16 Februari 2021 | 21:05 WIB
Penderita sindrom usus besar sering merasakan ketidaknyamanan di perut. (Script Health)

BolaStylo.com - Perut keroncongan sering kali dikaitkan dengan tanda hadirnya rasa lapar.

Padahal, ada beberapa alasan lain mengapa perut keroncongan termasuk sebagai tanda adanya penyakit.

Suara keroncongan juga tak selalu dari perut, namun bisa berasal dari usu kecil di sepanjang saluran pencernaan.

Berikut ini beberapa alasan mengapa perut keroncongan:

1. Membantu pencernaan

Ketika makanan mencapai usus kecil, ada enzim yang dikeluarkan oleh tubuh untuk memecah makanan dan menyerap nutrisi.

Adanya gerakan peristaltik atau rangkaian kontraksi otot dalam mencerna makanan menyebabkan suaa geraman.

Suara ini yang biasa kita sebut dengan perut keroncongan.

Baca Juga: Sudah Tauh Belum? Pil Pelangsing dan Diet Ketat Ternyata Simpan Bahaya Mengerikan Ini

2. Tanda lapar

Gerakan peristaltik terus dilakukan tubuh meskipun tidak ada makanan yang dikonsumsi sebelumnya.

Sementara itu, lambung dan usus juga menyiapkan enzim untuk persiapan konsumsi makanan.

Suara keroncongan ini bisa muncul hingga 20 menit dan berulang setiap jamnya hingga kita mengonsumsi makanan.

3. Adanya masalah medis

Terkadang, perut keroncongan juga menjadi tanda adanya masalah kesehatan seperti sakit perut, sembelit, dan diare.

Masalah kesehatan lain yang menyebabkan perut keroncongan adalah:

  • Alergi makanan
  • Intoleransi makanan
  • Infeksi gastrointestinal (saluran pencernaan)
  • Penyumbatan usus
  • Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome ( IBS)

Jika dirasa perut keroncongan karena masalah medis, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter.

Ini penting untuk mencegah masalah tersebut semakin parah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Penyebab Perut Keroncongan, Bukan Hanya Jadi Tanda Perut Lapar"

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 



Source : kompas
Penulis : Rara Ayu Sekar Langit
Editor : Rara Ayu Sekar Langit
Video Pilihan