Merespon Rasisme Di Balik Pensiunnya Oezil, Kroos Emosi Dijuluki Nazi Karena Hal Ini

Reno Kusdaroji Minggu, 7 Maret 2021 | 16:30 WIB
Gelandang timnas Jerman, Toni Kroos. (TWITTER.COM/REALMADRIDEN)

BolaStylo.com - Bintang Real Madrid, Toni Kroos merespon pensiun mantan rekannya di Timnas Jerman, Mesut Oezil dengan mengklaim dirinya sendiri sebagai seorang nazi.

Gelandang Real Madrid, Toni Kroos dan mantan pemain Arsenal, Mesut Oezil cukup dekat saat membela Timnas Jerman.

Saat Mesut Oezil memutuskan pensiun dari timnas usai Piala Dunia 2018 berakhir, Toni Kroos pun turut berkomentar.

Toni Kroos mengomentari alasan di balik keputusan pensiun Oezil.

Seperti diketahui, Oezil berbicara tentang 'rasisme dan rasa tidak hormat' yang dia alami selama membela timnas Jerman saat mengumumkan pensiun 2018 silam.

Kroos merasa perlu ikut menjadi salah satu penengah dalam isu sensitif seperti ini.

Bukan tanpa alasan, pemain berusia 31 tahun ini juga sempat merasakan pelecehan seperti halnya Oezil karena dijuluki Nazi oleh sebagian orang.

Baca Juga: Atalanta Vs Real Madrid - Toni Kroos Yakin 100% Haaland & Mbappe Tak Bisa Bantu Timnya Menang!

"Saya tidak menyukai cara Mesut Ozil (menangani dirinya sendiri saat pensiun dari timnas) setelah Piala Dunia 2018," kata Toni Kros dikutip BolaStylo dari Marca.

"Kemudian (jika karena itu) saya adalah seorang Nazi bagi banyak orang," imbuhnya.

Seperti diketahui, Nazi kerap dikenal sebagai golongan atau partai dari Jerman yang dipimpin Adolf Hitler yang erat dengan aksi kekerasan terhadap sesama umat manusia.

Oleh karena itu, tentu saja Kroos tidak suka dijuluki Nazi dan menganggapnya sebagai bentuk rasisme.

Baca Juga: Agen Kroos Singgung Haaland, Fan Real Madrid Kaitkan Teori Konspirasi!

Insiden itu diangkat dalam acara yang membahas tentang penindasan dunia maya, dengan hadirnya Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier.

Diketahui, Kroos diolok sedemikian rupa karena rambut pirang dan mata birunya.

Untungnya, gelandang Jerman itu mengaku telah mampu mengatasi olokan orang-orang atas kondisinya.

"Saya berhasil mengatasinya, siapa pun dapat bersembunyi di balik akun fake account (akun media sosial palsu) untuk menghina orang lain tanpa masalah," lanjutnya.

Baca Juga: Konflik Aubameyang & Bintang Real Madrid Meruncing, Oezil Turun Tangan

 

Meski demikian, Krooss percaya cyber-bullying masih ada dan parahnya bisa membawa seseorang ke level yang sangat ekstrim hingga membahayakan nyawa seseorang.

Seperti diketahui, masalah seputar 'rasisme' hampir menjadi berita utama di setiap minggunya di Liga Inggris.

Oleh karena itu, Toni Kroos mendukung segala bentuk aksi yang memerangi tindakan rasisme dalam bentuk apapun.

Baca Juga: Lihat Selebrasi Nyentrik Aubameyang, Bintang Real Madrid Beri Hujatan!

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : Marca
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan