Sikap BWF soal Kejanggalan Laga Ahsan/Hendra di All England 2021

Aziz Gancar Widyamukti Selasa, 23 Maret 2021 | 21:02 WIB
Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan. (Kompas.com/Garry Lotulung)

BolaStylo.com - BWF menanggapi kejanggalan laga Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Ben Lane/Sean Vendy pada All England 2021.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menghadapi wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, pada babak kesatu All England 2021.

Duel Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Ben Lane/Sean Vendy berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (18/3/2021).

Pada laga tersebut, Ahsan/Hendra menang atas Lane/Vendy secara rubber game dengan skor 21-18, 19-21, 21-19.

Baca Juga: All England 2021 - PBSI Beri Kabar Bagus Usai Marcus/Kevin Cs Diusir BWF

Meski Ahsan/Hendra menang, laga melawan Lane/Vendy mendapat sorotan tajam dari pencinta bulu tangkis Tanah Air.

Sebab, pertandingan di sektor ganda putra itu diwarnai sejumlah kejanggalan.

Perhatian pencinta bulu tangkis Indonesia tertuju pada service judge laga Ahsan/Hendra vs Lane/Vendy.

Baca Juga: Juara All England 2021, Lee Zii Jia Tantang Anthony Sinisuka Ginting

Dalam laga tersebut, service judge yang bertugas adalah Alan Crow.

Alan Crow sendiri merupakan service judge yang diketahui berkebangsaan Inggris.

Pemilihan service judge ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pencinta bulu tangkis.

Baca Juga: All England 2021 - Rival Ahsan/Hendra Anggap Lucu Ancaman Pembunuhan Oknum Netizen Indonesia

Sebab, menurut statuta BWF, wasit maupun hakim garis harus berasal dari negara yang netral.

Selama bertugas pada laga Ahsan/Hendra vs Lane/Vendy, kinerja Alan Crow juga bisa dikatakan mengecewakan.

Ia kerap menjatuhkan service fault kepada Mohammad Ahsan sepanjang pertandingan.

Baca Juga: All England 2021 - Nasib Ahsan/Hendra Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Bahkan, Alan Crow tercatat menyatakan Mohammad Ahsan melakukan service fault sebanyak 11 kali.

Kejadian ini pun mendapat perhatian serius dari Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna.

"Service judge di sana menjatuhkan fault 11 kali terhadap Hendra/Ahsan. Service judge-nya dari Inggris," kata Agung.

Baca Juga: All England 2021 - Alasan Marcus Fernaldi Tolak Permintaan Maaf BWF

"Padahal, supaya objektif biasanya service judge itu bukan merupakan bagian (satu negara) dari salah satu pemain yang bertanding."

"Tidak ada tuduhan ya, ini saya bicara fakta saja." imbuhnya.

Terkait hal itu, BWF sebagai induk olahraga bulu tangkis dunia akhirnya mengambil sikap.

Baca Juga: All England 2021 - Tak Kuat Dihujat, Wakil Inggris Minta Ampun ke Netizen Indonesia

BWF dan jajaran wasit sepakat bahwa laga Ahsan/Hendra vs Lane/Vendy terdapat sejumlah kejanggalan.

Selanjutnya, BWF dan para wasit memastikan akan mengusut tuntas Alan Crow selaku service judge yang bertugas dalam laga tersebut.

Kepastian itu disampaikan oleh Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Rudiyanto, melalui akun Twitter pribadinya.

"Mengenai service judge, BWF dan referee setuju itu ada kejanggalan dan akan melanjutkan pemeriksaan," tulis Bambang Rudiyanto.

"Ini tentang banyaknya service fault yang diterima Ahsan," imbuhnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 



Source : Twitter
Penulis : Aziz Gancar Widyamukti
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan