Mantan Dokter Tottenham Ini Khawatir Salah Melihat Hasil Tes Eriksen

Eko Isdiyanto Senin, 14 Juni 2021 | 12:00 WIB
Gelandang timnas Denmark, Christian Eriksen. (TWITTER.COM/RCBTWEETS)

BolaStylo.com - Ahli kardiologi sekaligus mantan dokter tim medis Tottenham Hotspur, Sanjay Sharma khawatir pernah salah menganalis hasil tes Christian Eriksen.

Christian Eriksen tiba-tiba jatuh tersungkur beberapa menit jelang babak pertama Denmark versus Finlandia berakhir, Sabtu (12/6/2021).

Usai mendapat pertolongan dari rekan setim dan tim medis, butuh beberapa menit untuk membuat Christian Eriksen sadar dari pingsannya.

Kejadian yang hampir sama dialami oleh Cheick Tiote, Piermario Morosini hingga legenda Persela Lamongan, Choirul Huda.

Traumatis tersendiri tentu menyerang para penggemar sepak bola dan semua elemen lain, termasuk pemain dan pelatih.

Baca Juga: Bursa Transfer - Tawaran Baru Manchester United untuk Jadon Sancho

Beruntungnya, setelah sadar dari pingsan Eriksen kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan guna proses pemulihan diri.

Usut punya usut, Eriksen ternyata mengalami gagal jantung atau cariac arrest sama seperti Morosini saat masih membela Livorno pada 2012 silam.

Hal ini cukup mengundang banyak pertanyaan, karena mantan dokter Eriksen di Tottenham sekaligus ahli kardiologi memastikan sang pemain tidak memiliki riwayat jantung.

Namun Sanjay Sharma benar-benar khawatir jika analisisa yang dia lakukan terhadap kesehatan jantung Eriksen salah meskipun hasil tesnya sempurna.

Baca Juga: Bursa Transfer - Gantikan Ronaldo, Juventus Bidik Antoine Griezmann

Momen kapten timnas Denmark, Simon Kjaer (tengah) berusaha membantu Christian Eriksen yang sedang terkapar.

"Hasil tesnya hingga tahun 2019 benar-benar normal tanpa kesalahan pada jantung yang jelas.

"Dia dites setiap tahun. Saya bisa menjamin karena saya yang melaksanan tesnya. Saya berpikir, 'Oh Tuhan? Apakah ada sesuatu yang kami tidak lihat?'.

"Akan tetapi saya melihat hasil tesnya dan semuanya terlihat sempurna," imbuhnya.

Beruntung gelandang 29 tahun itu segera mendapat penanganan tepat, baik dari rekan setim maupun tim medis sesaat setelah kejadian.

Baca Juga: Pesan Singkat Christian Eriksen di Grup WhatsApp Inter Milan

Sepersekian detik tidak dilakukan penanganan, Sharma bisa memastikan Eriksen berada dalam kondisi yang sangat buruk.

"Dimulai dari anda jatuh ke tanah hingga pada momen mereka membuat jantung Anda berdetak lagi dikenal sebagai waktu henti," ucap Sharma.

"Semakin lama waktu henti Anda, semakin buruk harapan. Untuk setiap menit di mana mereka tidak mengembalikan Anda.

"Jika anda tidak mendapatkan CPR yang baik, peluang bertahan hidup akan turun sekitar tujuh persen." imbuhnya.

Baca Juga: Covid-19 Serang Copa America 2021, 8 Pemain Venezuela Positif Terpapar

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : Dailymail.co.uk,Marca
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan