Robert Rene Alberts :Persib Adalah Contoh Bagus Terutama di Pramusim, Bukan Tentang Hasil Tapi...

Ananda Lathifah Rozalina Selasa, 15 Juni 2021 | 14:57 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (PERSIB.CO.ID)

BolaStylo.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memberikan pujian pada skuadnya di tengah kritikan yang sempat diterima dari para penggemar.

Para pemain Persib sempat mendapatkan kritikan beberapa waktu lalu dari penggemar mereka, Bobotoh.

Kritikan itu muncul karena para pemain yang tak bereaksi saat rekannya, Frets Butuan di terjang di bagian kepala oleh Bek Tira Persikabo, Gilang Ginarsa dalam laga uji coba pekan lalu.

Para pemain Persib dianggap tidak berani memberikan peringatan keras pada Gilang atas apa yang dilakukannya pada Frets.

Namun, hal berbeda justru dilihat oleh pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Menurut Robert, tindakan pemain Persib yang tak membalas dengan kekerasan dan memilih melindungi Frets yang terjatuh adaah hal yang tepat.

 

 

"Saat Frets mendapat terjangan yang sangat buruk, sangat bagus reaksi yang ditunjukkan oleh pemain kami. Pemain kami tidak bereaksi dengan melakukan kekerasan, pemain kami langsung melindungi rekan yang terjatuh, mereka menjauhkan pemain Tira," ujar Robert sebagaiaman dilansir dari Tribun Jabar.

Robert Rene Alberts juga puas dengan respon tim medis yang langsung masuk ke lapangan saat mengambil tindakan.

Ia pun membandingkan kejadian yang terjadi pada Frets dengan apa yang dialami Christian Eriksen di Euro 2020 beberapa waktu lalu saat membela tim Finlandia.

"Jika melihat apa yang terjadi di Euro terharap Eriksen, mereka langsung melindungi temannya, memberi ruang bagi tim medis untuk melakukan tindakan, menjauhkan pemain lain, menjaga privasi rekan setimnya agar tim medis bisa melakukan tugasnya. Tim kami juga melakukan itu ketika menghadapi Tira," katanya.

Selain memuji respon anak didiknya atas apa yang terjadi pada Frets, Robert juga menjelaskan alasan mengapa Persib memperbolehkan PS Tira tetap bermain dengan 11 orang meski Gilang sejatinya sudah mendapat kartu merah terkait insiden itu.

Tapi, karena ini adalah laga latih tanding dan bukan kompetisi, jadi Persib mengizinkan PS Tira bermain dengan skuad utuh.

 

"Normalnya Tira bermain dengan sepuluh pemain sekitar satu jam. Tapi Itu bukan filosofi kami, ini latih tanding jadi kami mengizinkan Tira untuk memasukkan pemain lain agar tetap bermain sebelas melawan sebelas. Jadi ini yang kami lakukan," katanya.

Terlepas dari berbagai insiden yang terjadi, Robert juga memuji anak didiknya sebagai contoh yang bagus.

Bukan terkait hasil, tapi karena sikap mereka yang bisa menghargai pemain lain dan melindungi pemainnya sendiri.

"Persib Bandung adalah contoh yang bagus terutama di pramusim. Bukan tentang hasil tapi membangun rasa respek pemain kepada tim lain dan melindungi pemain sendiri," ucapnya.

Persib sendiri kini tengah bersiap untuk kompetisi Piala Walikota Solo yang akan bergulir pada 20-26 Juni 2021 mendatang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)

 



Source : Tribun Jabar
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan