Hati-hati Marcus/Kevin,Legenda Indonesia Bakal Bantu Ganda Putra Malaysia Bangkit Kembali

Ananda Lathifah Rozalina Senin, 31 Januari 2022 | 16:00 WIB
Rexy Mainaky. (DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM)

BolaStylo.com- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tampaknya harus semakin waspada di musim kompetisi tahun ini.

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memang telah kehilangan beberapa rival bebuyutan mereka.

Beberapa rival kuat seperti Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dan Li Jun Hui/Liu Yu Chen memang tak lagi mengancam karena telah berpisah dan salah satunya pensiun.

Namun, Marcus/Kevin justru harus waspada dengan pergerakan rival mereka yang lain seperti ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Ganda putra Malaysia yang semula tak mampu menaklukkan Marcus/Kevin ini berhasil membuat kejutan di Olimpiade Tokyo 2020.

Saat itu mereka berhasil menaklukkan Marcus/Kevin di babak perempat final dan bahkan mendapatkan medali perunggu.

Mereka juga mmebuat Marcus/Kevin gagal menyumbang poin di Sudirman Cup 2021.

Baca Juga: Kini Dapat Lampu Hijau, Lee Zii Jia Blak-blakan Akui Ingin Keluar dari Pelatnas Sejak Tahun Lalu

 Tapi, konsistensi dominasi Aaron/Soh atas Marcus/Kevin tak berlangsung lama.

Di pekan berikutnya, mereka kalah dari Marcus/Kevin di kompetisi Piala Thomas 2020 dan juga sempat naik turun di berbagai kompetisi lainnya.

Meski begitu, kini Marcus/Kevin tampaknya harus kembali waspada dengan sepak terjang Aaron/Soh.

Pasalnya, Direktur Kepelatihan Federasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) untuk sektor ganda, Rexy Mainaky agaknya berniat memoles ganda putra Malaysia itu bangkit kembali.

Sosok yang baru saja direkrut BAM itu tampak sudah menemukan kelemahan Aaron/Soh.

"Adapun kombinasi Aaron-Wooi Yik, itu banyak berkaitan dengan pola pikir negatif Wooi Yik," tutur Rexy Mainaky sebagaimana dilansir dari The Star.

Baca Juga: Meski Juara di India, Performa Ganda Putra Malaysia Dikritik Rexy Mainaky

"Saya menemukan bahwa Wooi Yik memiliki kecenderungan untuk mudah bingung ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginannya.

"Misalnya, jika dia mengalami masalah dengan permainan bertahannya, dia cenderung membiarkan emosi negatif menguasai dirinya."

Setelah menemukan masalah tersebut, Rexy dan timnya akan mencoba memperbaikinya.

"Sekarang setelah kami melakukan peninjauan kami akan melakukan beberapa penyesuaian untuk membantu mereka bangkit kembali," jelas Rexy.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaStylo (@bolastylo)



Source : the star
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan