Tak Hanya Batal Tanding di German Open 2022, Ini Efek Domino Cedera Apriyani Rahayu

Reno Kusdaroji Jumat, 4 Maret 2022 | 07:20 WIB
Pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, saat pertandingan melawan Kim So-Yeong/Kong Hee-yong (Korea Selatan) di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Kamis (2/11/2021). (DOK. HUMAS PP PBSI)

Adapun cedera Apriyani Rahayu memiliki beberapa efek domino untuk nomor ganda putri.

Pertama, cedera ini membuat Apriyani batal memulai debutnya di tahun 2022 bersama pasangan barunya, Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Apriyani Rahayu masih dipasangkan dengan Greysia Polii, namun mulai tahun ini ia juga akan bermain bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Duet baru Apriyani/Fadia disiapkan sebelum Greysia Polii mengumumkan masa pensiun dan untuk target lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Baca Juga: Jelang German Open 2022, Cobaan Berat Mendera Apriyani Rahayu

Kedua, cedera ini memperpanjang kembalinya Apriyani beraksi di lapangan pertandingan.

Terakhir kali Apriyani turun di lapangan pertandingan ialah pada BWF World Tour Finals 2021, tanggal 1-5 Desember tahun lalu.

Pada turnamen itu, Apriyani yang dipasangkan dengan Gresia Polii mencapai babak semifinal sebelum dikalahkan Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang).

Setelah itu, Apriyani Rahayu vakum cukup lama sekitar tiga bulan lamanya sampai bulan Maret 2022.

Baca Juga: German Open 2022 - Dikritik Legenda Indonesia, Ganda Putra Terbaik Malaysia Berani Menjawab Begini



Source : PP PBSI
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Reno Kusdaroji
Video Pilihan