Terungkap! Ada Peran Musuh Bebuyutan Marcus/Kevin di Balik Kekalahan Indonesia di Final Piala Thomas 2022

Ananda Lathifah Rozalina Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:35 WIB
Trofi Thoma (kompas.com)

BolaStylo.com - Salah satu musuh bebuyutan Marcus/Kevin, Mathias Boe ternyata turut berperan dalam kemenangan India di Piala Thomas 2022.

India berhasil mengukir sejarah luar biasa pada kompetisi Piala Thomas 2022.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, mereka berhasil menjuarai turnamen beregu bergensi dunia tersebut.

Dalam babak final Piala Thomas 2022 yang berlangsung pada 15 Mei 2022 lalu, India yang tak terlalu diperhitungkan pada awalnya berhasil menaklukkan Indonesia dengan skor 3-0.

Di balik keberhasilan India meraih kemenangan tersebut, ternyata ada andil salah satu musuh bebuyutan ganda putra Indonesia asal Denmark yakni Mathias Boe.

Boe ternyata menjadi sosok pelatih ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang merupakan andalan tim India.

Usai kemenangan anak didiknya, Boe mengaku merasa senang.

Baca Juga: Thailand Open 2022 - Ada Rekor Mengejutkan di Balik Kekalahan Ahsan/Hendra dari Wakil Denmark

Boe juga menuturkan jika sebagai pelatih, ia menggunakan pengalamannya bersama tim Denmark saat meraih kemenangan di Piala Thomas edisi 2016 silam untuk membantu India menang.

"Saya merasa senangnya dengan waktu itu," tutur Boe.

"Saya mencoba menggunakan pengalaman menang bersama Denmark. Mirip dengan saat itu, kami (Tim Denmark-red) tidak memiliki pemain terbaik tapi kami memiliki tim terbaik di dalam dan di luar lapangan," lanjutnya.

Boe menuturkan jika tim India datang ke turnamen Thomas dengan kepercayaan mereka masih punya kesempatan.

Meski di atas kertas Indonesia dan Denmark lebih unggul, Boe meyakinkan tim India jika mereka bisa menang jika bersatu di lapangan.

Baca Juga: Pakar Sepak Bola ASEAN Bocorkan Pemikiran Staf Malaysia Soal Indonesia Hingga Kuliti Kekurangan Pemain Vietnam

"Kami sebenarnya datang ke turnamen percaya kami memiliki sebuah kesempatan," ungkap Boe.

"Saya bilang kepada tim bahwa jika kami tetap bersama, tetap bersatu di lapangan, mendorong satu sama lain, kami memiliki kesempatan yang adil untuk menang. Itu adalah semangat yang kami terus bawa selama pertandingan."

"Di atas kertas, Indonesia dan Denmark adalah yang paling favorit, tapi kami mengalahkan keduanya. Sulit untuk menggambarkan betapa bangganya saya pada tim," tambahnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BolaStylo (@bolastylo)



Source : BWF Badminton
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan