Raih 13 Gelar Juara Sejak 2020, Viktor Axelsen Ngeri Melawan Lee Zii Jia!

Reno Kusdaroji Rabu, 22 Juni 2022 | 15:05 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, meluapkan ekspresinya saat menghadapi Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) di perempat final Indonesia Open 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 17 Juni 2022. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

BolaStylo.com - Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen menyoroti performa pemain Malaysia, Lee Zii Jia di tengah era keyajaannya saat ini.

Banyak dari penggemar di seluruh dunia yang sependapat bahwa ini adalah 'era Viktor Axelsen' di bulu tangkis tunggal putra.

Viktor Axelsen mendominasi bulu tangkis dunia dalam tiga tahun terakhir, hingga mampu menggeser posisi Kento Momota sebagai tunggal putra nomor satu dunia.

Statistiknya pun sangat mengesankan, di mana ia merebut 13 gelar dari 17 final yang dicapainya sejak tahun 2020.

Salah satunya ialah saat ia meraih medali emas Olimpiade Tokyo tahun lalu.

Bahkan pada musim ini, pemain berusia 28 tahun itu telah memenangkan tiga turnamen termasuk Indonesia Masters dan Indonesia Open dalam dua minggu terakhir.

Banyak penggemar yang mempercayai akan sangat sulit bagi pebulutangkis tunggal putra lainnya untuk menghentikan laju Axelsen saat ini.

Terkait era keemasannya, Axelsen sendiri tak ingin mengambil pusing.

Ia terkesan mengecilkan pencapaiannya yang menakjubkan belakangan ini.

Baca Juga: Latihan Berat Timnas U-19 ala Shin Tae-yong Bikin 2 Pemain Keturunan Ini Keteteran?

"Saya tidak terlalu memikirkan era emas diri saya, jujur saja," kata Axelsen dikutip BolaStylo dari News Strait Times.

"Saya hanya ingin melakukan yang terbaik sepanjang waktu," jelasnya.

Lebih lanjut, Axelsen menegaskan hanya tampil sebaik mungkin demi meraih mimpi-mimpinya.

Di mana mimpi-mimpinya untuk menjuarai berbagai macam turnamen bergengsi kini telah terwujud.

"Saya sangat senang karena saya berhasil mencapai banyak impian dan tujuan saya," kata juara dunia 2017 itu.

"Saya selalu bermimpi memenangkan Olimpiade, Kejuaraan Dunia, All England, Indonesia Open dan semua turnamen besar lainnya.

"Yang (semuanya) telah saya lakukan, beberapa dari trofi itu bahkan dua kali.

"Jadi jujur saya, saya hanya menjalani mimpi, tetapi saya tidak melihat diri saya sebagai tipe pemain yang mendominasi sebuah era di bulu tangkis.

"Saya hanya ingin bermain sebaik mungkin dan memenangkan turnamen sebanyak yang saya bisa." tegasnya.

Baca Juga: Catat ya, Sayuran Ini Lebih Bernutrisi Jika Dimasak Lebih Dulu

Axelsen menegaskan bahwa dirinya tidak bisa berpuas diri lebih dulu.

Ia percaya bahwa ada banyak pemain tunggal putra di luar sana yang ingin menumbangkannya.

Salah satu yang menjadi sorotan Axelsen ialah tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia yang dikalahkannya di semifinal Indonesia Open 2022.

Waktu itu, Axelsen sempat menderita kekalahan di gim pertama dari Lee Zii Jia sebelum akhirnya menang lewat rubber game 19-21, 21-11, 23-21 dalam 70 menit.

Axelsen mengakui bahwa Lee Zii Jia menunjukkan peningkatan performa setelah meninggalkan BAM dan mengikuti jejaknya sebagai pemain independen.

"Ada banyak, banyak pemain bagus saat ini. Yang pasti jika Anda tidak bermain bagus, banyak dari mereka yang bisa mengalahkan Anda." kata Axelsen.

"Jelas Zii Jia-lah yang paling mendorong saya di Indonesia," tegasnya.

"Dia pemain hebat, semua orang tahu itu… bakat hebat, pria hebat juga di luar lapangan.

"Sangat menyenangkan memiliki pemain bagus ini di Tur Dunia dan ini membuatnya lebih baik untuk ditonton para penggemar.

"Sebagai pemain bulu tangkis, selalu bagus untuk memiliki banyak pesaing hebat juga.

"Ada banyak tunggal putra yang bagus di luar sana, Zii Jia jelas ada di atas sana, dia lawan yang hebat." pungkasnya.

Baca Juga: Kritik Taufik Hidayat yang Sentil Mental Anthony Ginting: Sorry to Say...

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BolaStylo (@bolastylo)



Source : Nst.com.my
Penulis : Reno Kusdaroji
Editor : Reno Kusdaroji
Video Pilihan