Indonesia Nihil Gelar Japan Open 2022, Rionny Mainaky : Sangat Disayangkan, Tapi...

Ananda Lathifah Rozalina Minggu, 4 September 2022 | 19:00 WIB
Kabid Binpres PP PBSI RIonny Mainaky. (BADMINTON INDONESIA)

BOLASTYLO.COM - Kepala Bidang dan Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky angkat bicara terkait hasil kurang baik tim Indonesia di Japan Open 2022.

Tim bulu tangkis Indonesia harus menelan pil pahit kegagalan di Japan Open 2022.

Sederet pebulu tangkis yang dikirim ke kompetisi tersebut tak ada yang berhasil meraih gelar juara.

Para wakil Indonesia ramai berguguran dan hanya mampu melaju paling jauh hingga ke perempat final.

Alhasil, Fajar Alfian dkk pun gagal mempersembahkan satu pun gelar juara dari Japan Open 2022.

Terkait hasil tersebut, Kepala Bidang dan Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky pun angkat bicara dan menyayangkan kegagalan tim merah-putih.

"Memang hasil ini bukan yang kita harapkan, hasilnya kurang baik. Sangat disayangkan,” ucap Rionny.

Baca Juga: Hasil Japan Open 2022 - Tanpa Basa-basi, Akane Yamaguchi Bikin Bocah Ajaib Korea Ngenes dalam 38 Menit! Jepang Borong Dua Gelar

Meski begitu, Rionny melihat jika para pebulu tangkis Indonesia sudah berjuang dengan maksimal selama di Japan Open 2022.

"Tapi saya melihat anak-anak sudah maksimal terutama yang bertanding di babak perempatfinal. Hampir semua mereka kalah dengan tidak mudah. Mereka berjuang mati-matian dengan lawan yang memang satu level dengan mereka," ujar Rionny.

Lebih lanjut, Rionny menuturkan jika hasil ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh jajaran tim pelatih untuk mencari cara mengatasi berbagai kendala yang muncul dalam turnamen.

Terutama soal adaptasi kondisi lapangan yang berbeda di setiap turnamen.

"Evaluasi terpenting saya adalah bagaimana penyesuaian kita dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Ini terjadi di sini dengan kondisi lapangan yang stabil dan laju shuttlecock yang lambat membuat anak-anak memang agak kesulitan,” tutur Rionny.

“Berbeda dengan saat bertanding di Malaysia dan Singapura lalu, dimana anak-anak mampu bermain dengan pola dan teknik terbaik karena shuttlecock-nya kencang,” ujarnya.

Menurut Rionny, masalah ini sejatinya sudah diantisipasi sejak masa persiapan di Jakarta, tapi sepertinya hal itu masih harus lebih dimatangkan lagi.

"Hal ini sebenarnya sudah kita antisipasi dengan menyiapkan dari Jakarta. Sudah mencoba memakai shuttlecock pertandingan misalnya tapi memang belum cukup. Selanjutnya harus kita siapkan lebih matang lagi bagaimana medan pertandingan yang akan dihadapi," tekad Rionny.

Baca Juga: Hasil Japan Open 2022- Penakluk Ahsan/Hendra Juara, Ganda Putra China Makin Berbahaya

Terlepas dari masalah evaluasi pertandingan, Rionny membantah jika anak asuhnya kehilangan fokus saat pertandingan.

Mengingat, para pebulu tangkis Indonesia sebelumnya sudah berjuang dan mencurahkan fokus penuh pada Kejuaraan Dunia 2022 yang berlangsung sepekan sebelumnya.

"Saya rasa tidak (fokus anak-anak menurun), karena kembali lagi mereka tetap bisa berjuang habis-habisan di lapangan setiap pertandingan. Kita semua bisa lihat itu,” kata Rionny.

Rionny pun berharap hasil Japan Open 2022 kali ini bisa dijadikan motivasi untuk lebih baik di masa mendatang.

“Saya harap hasil ini tidak membuat anak-anak dan tim pelatih down. Sebaliknya harus menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi karena masih banyak turnamen-turnamen di depan. Apalagi tahun depan kita bersiap menghadapi kualifikasi Olimpiade Paris 2024,” pungkas Rionny.



Source : BolaSport.com
Penulis : Ananda Lathifah Rozalina
Editor : Ananda Lathifah Rozalina
Video Pilihan