Pesepak Bola Korea Selatan Ungkap Bobroknya Manajemen PSMS Medan

Eko Isdiyanto Rabu, 12 Desember 2018 | 13:38 WIB
Edy Rahmayadi bersama pemain dan pelatih TImnas Indonesia U-16 (PSSI)

BolaStylo.com - Pesepak bola asal Korea Selatan, Shin Hyun-Joon menyebut bobroknya manajemen PSMS Medan sebagai alasan mereka terdegradasi ke Liga 2 pada musim depan.

Pasca terdegradasi dari Liga 1, Shin Hyun-Joon mengungkap bobroknya manajemen PSMS Medan yang pernah dibelanya pada 2012 silam.

Shin Hyun-Joon menyebut Tuhan marah akibat buruknya sistem manajemen PSMS Medan yang hingga saat ini belum memenuhi haknya sebagai pemain.

Shin Hyun-joon (kanan/hijau), salah satu pemain asing PSMS Medan di ISL 2011/12 yang juga belum mend

Dilansir BolaStylo.com dari BolaSport.com, PSMS Medan hingga saat ini belum membayar gaji Shin Hyun-Joon.

"Saya bukan enggak suka PSMS degradasi, cuma ya saya sakit hati karena mereka enggak punya hati. Masa anak Medan dibayar gajinya, sedangkan pemain asing dan anak Jakarta enggak dibayar." ucap Shin.

Baca Juga : Pulang dari Eropa, Firza Andika Sampaikan Pesan Penting pada PSMS Medan

"Mungkin Tuhan marah, karena mereka enggak bayar gaji kami. Padahal kami profesional tetap pakai jersey PSMS," ucap dia lagi.

Menurut Tribun Medan, sisa gaji Shin Hyun-Joon pada 2012 yang belum dibayar klub berjuluk Ayam Kinantan itu sebesar Rp 150 juta.

Pemain dan pelatih PSMS Medan, Shohei Matsunaga serta Peter Butler memberikan keterangan pers seusai

Mirisnya lagi, tak hanya dia yang menjadi korban dari bobroknya manajemen PSMS Medan.

Sebagian pemain lain juga kabarnya belum mendapatkan hak mereka.

Baca Juga : Tinggalkan PSMS Medan, Benarkah Firza Andika Pergi ke Eropa untuk Uang

Shin merasa kasihan pada para pemain dan keluarga mereka yang belum mendapatkan gaji mereka di PSMS.

"Kasian pemain ada keluarganya, mau kasih makan buat anak dan istri. Sedangkan mereka engga punya hati. Coba mereka engga dapat gaji, pasti mereka tagih juga itu gaji," ujar Shin.

Menyusul hal tersebut, Shin berharap PSMS mampu melunasi gaji yang belum dibayarkan kepadanya.

"Selama ini saya sabar menunggu gaji saya dilunasi, tapi sampai sekarang belum juga. Rp 150 juta itu cukup banyak juga, saya berharap PSMS mau membayarnya," imbuhnya.

Baca Juga : Niat Firza Andika Kejar Cita-cita ke Belgia Dibayangi Rasa Curiga Pelatih PSMS Medan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Lima belas tim sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Tiga tim terbaru yang melenggang ke babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 adalah Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain, dan Liverpool FC. Spurs melangkah ke fase selanjutnya sebagai runner-up Grup B seusai bermain seri 1-1 dengan FC Barcelona di Stadion Camp Nou. Gol Spurs diciptakan oleh Lucas Moura pada menit ke-85, sedangkan lesakan Barcelona disumbangkan Ousmane Dembele (7'). Sementara itu, Paris Saint-Germain melaju dari Grup C sebagai pemuncak klasemen setelah mengempaskan Crvena Zvezda 4-1 di Stadion Rajko Mitic, Belgrade. Empat gol PSG dibukukan oleh Edinson Cavani (10'), Neymar (40'), Marquinhos (74'), dan Kylian Mbappe (90+2'). Adapun satu-satunya gol Crvena Zvezda diukir Marko Gobeljic (56'). Liverpool FC menemani PSG selaku peringkat kedua berkat kemenangan 1-0 atas Napoli di Stadion Anfield. Gol semata wayang Mohamed Salah (34') membuat The Reds ke babak gugur dengan keunggulan produktivitas gol atas Napoli. Dilansir BolaStylo.com dari situs resmi UEFA, berikut ini 15 tim yang sudah mendapat tiket ke babak 16 besar Liga Champions 2018-2019: Grup A: Atletico Madrid, Borussia Dortmund Grup B: FC Barcelona, Tottenham Hotspur Grup C: Paris Saint-Germain, Liverpool Grup D: FC Porto, Schalke 04 Grup E: Bayern Muenchen, Ajax Amsterdam Grup F: Manchester City Grup G: Real Madrid, AS Roma Grup H: Juventus, Manchester United #championsleague #ligachampions2018 #knockoutstage #16besar #round16 #champions #uefa #fifa

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : BolaSport.com,Tribunmedan,bolastylo.bolasport.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Muhammad Shofii
Video Pilihan