Gaya Hidup Seorang Penyelam Sampah, Hanya Keluarkan 100 Ribu untuk Penuhi Kebutuhan Selama Setahun

Katarina Erlita candrasari Minggu, 13 Januari 2019 | 15:09 WIB
Daniel Tay bersama komunitas freegan mengumpulkan makanan di Singapura. (Freegan in Singapore/sg.style.yahoo.com)

BolaStylo.com - Seorang pria asal Singapura bernama Daniel Tay bisa bertahan hidup selama setahun hanya dengan mengeluarkan biaya 100 ribu rupiah setelah menganut gaya hidup freegans.

Kaum freegan adalah mereka yang prihatin dengan kenyataan bahwa telah terjadi pemborosan yang dahsyat demi sebuah gaya hidup.

"Seorang freegan adalah orang yang menghabiskan sangat sedikit uang. Dia mencoba mendapatkan semuanya secara gratis,” ujar Daniel Tay dilansir oleh BolaStylo.com dari Suar.id.

Setiap bulan, Daniel hanya mengeluarkan uang untuk kebutuhan seperti tagihan, investasi, dan hipotek.

Saat pria berusia 38 tahun itu membeli makanan untuk kucingnya, ia malah jarang membeli makanan untuk dirinya sendiri.

Baca Juga : Tak Bisa Berhubungan Intim Setelah 11 Tahun Menikah, Pasangan Ini Akhirnya Temukan Solusi untuk Bebas dari Obesitas

Awal Mula Daniel Tay menjadi seorang freegan

Tumpukan roti yang dikumpulkan Daniel dari beberapa toko roti.

Meski berprofesi sebagai perencana keuangan, Daniel Tay dijuluki sebagai 'Penyelam Sampah' karena mencari barang-barang bekas untuk kebutuhannya, termasuk dalam hal makanan.

Daniel menjadi penyelam sampah setelah terinspirasi dari seorang pria bernama Colin yang menjadi pembicara di acara Jonesty Circles.



Source : Suar.grid.id
Penulis : Katarina Erlita candrasari
Editor : Muhammad Shofii
Video Pilihan