Gaya Hidup Seorang Penyelam Sampah, Hanya Keluarkan 100 Ribu untuk Penuhi Kebutuhan Selama Setahun

Katarina Erlita candrasari Minggu, 13 Januari 2019 | 15:09 WIB
Daniel Tay bersama komunitas freegan mengumpulkan makanan di Singapura. (Freegan in Singapore/sg.style.yahoo.com)

Colin yang juga seorang freegan, hanya menghabiskan 100 US Dollar (1,4 juta rupiah) dalam sebulan untuk membayar tagihan.

Sementara waktu itu Daniel Tay harus mengeluarkan 1.500 US Dollar (21,11 juta rupiah) sebulan hidup di Singapura.

Sejak saat itu Daniel terinspirasi untuk menjadi freegan dan menyelami sampah di supermarket serta mengumpulkan makanan yang akan dibuang oleh tetangganya.

Baca Juga : Wanita Asal Amerika Serikat Alami Kerusakan Otak Usai Meminum Kecap, Ternyata Ada Kandungan Berbahaya di Dalamnya

Usaha Daniel Tay Menjadi Freegan Mulai Berbuah manis

Daniel bisa hidup hanya dengan uang Rp 100 ribu selama 1 tahun.

Semua rencana Daniel Tay berjalan jauh lebih baik dari yang diharapkan.

Tetangga-tetangganya dengan senang hati memberinya makanan yang seharusnya mereka buang.

Bahkan mereka berterima kasih pada Daniel karena menyelamatkan mereka dari pemborosan.

Para tetangga bahkan menaruh langsung makanan yang tidak mereka inginkan di depan pintu rumah Daniel setiap hari.

“Itu belum berhenti sejak itu. Saya bangun untuk makan di luar pintu saya setiap pagi," ujar Daniel.

"Orang menjadi freegan karena tiga alasan: mereka ingin menghemat uang, mereka ingin menyelamatkan orang lain atau mereka ingin menyelamatkan bumi," tambahnya.

Baca Juga : Hindari Gula Selama 29 Tahun, Bentuk Tubuh Nenek Berusia 71 Tahun Ini Wow Banget

Artikel ini telah tayang di Suar.id dengan judul Kisah Pria yang Hanya Butuh Rp100 Ribu untuk Makan Satu Tahun, Begini Gaya Hidupnya



Source : Suar.grid.id
Penulis : Katarina Erlita candrasari
Editor : Muhammad Shofii
Video Pilihan