Bukan Supriadi atau Bagus Kahfi, Pemain Ini Dipuji Sebagai Master Garuda Select

Hery Prasetyo Rabu, 6 Maret 2019 | 09:11 WIB
Tim Garuda Select selanjutnya akan menghadapi QPR dan bisa disaksikan melalui live streaming Supersoccer TV (INSTAGRAM.COM/MYSUPERSOCCER)

BolaStylo.com - Pemain yang sering dipuji sebagai master Garuda Select ternyata bukan Mochamad Supriadi atau bagus Kahfi.

Penampilan Garuda Select selama beruji coba di Inggris memang terus mendapat pujian.

Terakhir, pada laga melawan Queens Park Rangers (QPR), Selasa (5/3/2019), Garuda Select dengan mudah menghajar mereka dengan skor 4-0.

Penyerang Indonesia, Supriadi, memang juga banyak mendapat puja-puji selama membela Garuda Select.

Apalagi, pada laga lawan QPR, Supriadi mencetak 2 gol pertama Garuda Select.

Dua gol lagi dicetak Bagus Kahfi dan Sutan Zico.

Baca Juga: Aksi Sensasional Mochamad Supriadi Berakhir dengan Cedera pada Laga Keenam Ujicoba di Inggris

Baca Juga: Hasil Garuda Select, Mochamad Supriadi Dkk Terlalu Superior untuk QPR U-18

Baca Juga: Mantap! TVRI Siarkan 10 Turnamen Elite BWF Sepanjang 2019 Termasuk All England

Namun, komentator siaran televisi laga tersebut tak luput memberi perhatian kusus kepada Andre Oktaviansyah.

Menurutnya, Andre Oktaviansyah adalah master Garuda Select.

Andre menjadi kreator yang banyak menentukan arah serangan Garuda Select.

Beberapa kali, kreasi dan gerakannya membuat QPR kewalahan.

Sebagai gelandang, dia punya kemampuan mengacau serangan lawan dengan baik.

Namun, Andre juga cepat menjemput bola dari belakang, kemudian mengkreasinya untuk menjadi awal serangan mematikan Garuda Select.

"Andrea is the master of Garuda Select (Andre merupakan otak Garuda Select). Dia pemain yang istimewa," kata komentator itu.

Permainan Andre memang dinamis dan sering lepas dari perhatian.

Namun, sebenarnya dia memiliki gerakan dan kreasi yang sangat berbahaya.

Beberapa kali, kreasinya membuat Bagus Kahfi dan Mochamad Supriadi bisa melakukan penetrasi yang sangat signifikan.

Pada pertandingan lawan QPR, permainan Garuda Select secara keseluruhan dianggap sangat bagus.

Bahkan, sang komentator menyatakan kekagumannya, mereka bisa bermain dengan level tinggi.

Tim QPR yang dididik secara profesional pun kewalahan, bahkan sering menjadi bulan-bulanan.

"Ini tim yang istimewa dan Indonesia, Anda harus bangga memiliki bakat-bakat istimewa ini," katanya.

Supriyadi dianggap salah satu aset besar Garuda Select yang gerakannya selalu membahayakan.

"Supriyadi selalu menunjukkan penampilan yang menawan sejauh ini," puji komentator.

Tak hanya mencetak 2 gol, Supriyadi juga membidani gol ketiga yang dicetak Bagus Kahfi.

Pemain belakang QPR sampai harus menjatuhkan dan mencederai Supriadi, karena mpenetrasinya memang sangat membahayakan.

Pelanggaran itu membuat Garuda Select mendapat hadiah penalti dan dengan baik dieksekusi oleh Bagus Kahfi menjadi gol ketiga.

Akhirnya, Sutan Zico yang menggantikan Supriadi, memberi kontribusi 1 gol.

Namun, cedera Supriadi tampak cukup parah.

Dia terpaksa terduduk dan mengerang kesakitan, meski mencoba tetap bermain.

Dia akhirnya harus dipandu ke luar lapangan karena kaki kirinya tampak sangat kesakitan.



Source : BolaStylo.com
Penulis : Hery Prasetyo
Editor : Hery Prasetyo
Video Pilihan