Wasit Perempuan di Liga Argentina Dilempar Botol Berisi Air Panas oleh Suporter

Eko Isdiyanto Kamis, 28 Maret 2019 | 17:46 WIB
Wasit perempuan asal Polandia, Karolina Bojar. (iantambunan)

BolaStylo.com - Seorang wasit wanita di Liga Argentina menjadi korban penyiraman air panas oleh seorang oknum suporter sepak bola di stadion.

Wasit wanita yang bertugas sebagai hakim garis di kompetisi sepak bola Argentina mengalami luka bakar setelah disiram air panas.

Hakim garis wanita tersebut disiram dengan air panas oleh salah seorang oknum suporter sepak bola dalam lanjutan Liga Sepakbola San Juan di Argentina.

Dilansir BolaStylo.com dari The Sun, insiden tersebut terjadi pada pertandingan antara Marsquesado dan San Martin.

Menurut laporan media lokal, asisten wasit itu dianggap telah melakukan kesalahan menjelang laga berakhir.

Baca Juga : Sengaja Cium Jurnalis Cantik Saat Diwawancarai, Petinju Asal Bulgaria ini Berikan Klarifikasi

Ia dianggap menghentikan serangan yang dilakukan tim tuan rumah dalam kondisi mereka tertinggal 0-1.

Geram dengan keputusan yang diambil sang wasit, salah seorang penggemar melempar botol yang penuh dengan air mendidih.

Botol tersebut tepat mengenai bagian punggung sang wasit lainnya yang diketahui bernama Rosana Paz.

Kepada Telesol Diario, perempuan berusia 46 tahun itu mengungkapkan detik-detik pelemparan botol tersebut.

Baca Juga : Awas! Makanan Favorit Lisa Blackpink Ternyata Simpan Berbagai Bahaya Jika Dikonsumsi Berlebihan

"Pertandingan tersisa dua menit, saya merasa mereka telah melemparkan cairan panas tepat ke bagian punggung saya," ucap Rosana.

"Sontak, saya memanggil pemimpin pertandingan dan memberitahu kejadian yang saya alami, saya juga meminta air dingin pada saat itu," ucapnya lagi.

Rosana mengakui, laga tersebut rencananya akan ditunda tetapi atas keputusan bersama pertandingan akhirnya diakhiri.

Ia pun langsung mendapat perawatan medis pasca kejadian tersebut.

Baca Juga : Curhat di Media Sosial, Pelatih Timnas U-23 Malaysia Banjir Dukungan dari Netizen

"Mereka ingin menunda pertandingan tetapi atas kesepatakan bersama akhirnya diselesaikan sesuai dengan peraturan," ujar Rosana.

"Saya harap ini tidak terjadi lagi, karena kejadian ini bisa saja dialami rekan kerja saya yang lain.

'Tindakan ini merusak citra olahraga, Anda melakukan ini karena hasrat dan mereka tidak mampu menghentikan saya," imbuhnya.



Source : thesun.co.uk,bolastylo.bolasport.com
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Muhammad Shofii
Video Pilihan