Stefano Lilipaly Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Kalah dari Thailand

Fauzi Handoko Arif Rabu, 11 September 2019 | 10:14 WIB
Stefano Lilipaly (goal.com)

BolaStylo.com - Pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly, menjelaskan alasan kekalahan timnas Indonesia dari Thailand pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Timnas Indonesia menelan kekalahan saat menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Selasa (10/9/2019).

Pada laga tersebut, Thailand berhasil menang 3-0 lawan timnas Indonesia.

Adapun tiga gol Thailand tercipta berkat brace Supachok Sarachat dan sisanya dilesakkan Theerathon Bunmathan.

Juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia Vs Iran, Live di RCTI!

Terkait hasil negatif tersebut, pemain timnas Indonesia, Stefano Lilipaly ikut buka suara.

Dikutip BolaStylo.com dari Kompas.com, Stefano Lilipaly mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya punya peluang bagus pada babak pertama.

Menurut Lilipaly, timnas Indonesia bermain cukup baik dan bisa menguasai permainan pada saat babak pertama berlangsung.

Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah Lagi, Presiden Madura United: Bermain Seperti Tanpa Pelatih

"Saat babak pertama, kita lebih berbahaya dari Thailand. Namun pada babak kedua, situasi berubah," kata Lilipaly dikutip BolaStylo.com dari Kompas.com.

Sayangnya, peforma Indonesia justru merosot saat pertandingan memasuki babak kedua.

Skuad Garuda langsung kecolongan tiga gol tanpa bala di sisa waktu pertandingan babak kedua.

Baca Juga: 38.000 Orang Tanda Tangani Petisi Minta Simon McMenemy Mundur dari Timnas Indonesia

Gol Supachok membuat mental Indonesia menjadi lemah, hingga akhirnya dua gol balasan kembali masuk ke gawang Andritany Ardhiyasa pada babak kedua.

"Banyak ruang kosong yang kami berikan untuk Thailand, dan mereka pun memanfaatkan itu dengan baik," kata Lilipaly.

Pendukung timnas Indonesia harus lebih realistis

Di sisi lain, pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, berujar bahwa banyak suporter Indonesia menaruh ekspetasi tinggi terhadap Irfan Bachdim dkk.

Baca Juga: Bisakah Audisi Djarum Diubah Jadi Audisi BCA atau Blibli? Ini Jawaban PB Djarum

McMenemy menambahkan, ekspetasi suporter Indonesia seharusnya sesuai dengan realita yang ada.

Menurut McMenemy ekspektasi itu terlalu tinggi mengingat Thailand adalah salah satu tim terkuat di Asia Tenggara yang sulit dikalahkan.

Apalagi, Indonesia baru saja mengalami kekalahan dari Malaysia.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dipermalukan Thailand, Tagar Simon Out Ramai di Twitter

"Pada saat yang sama, para suporter mungkin kecewa. Pada saat yang sama mereka punya ekspektasi kalahkan Thailand. Thailand kan tim besar," kata McMenemy.

"Saya rasa sekarang ekspektasinya harus dilihat lagi sesuai enggak dengan realita yang ada," ujar dia melanjutkan.

Dengan mendapat dua kali kekalahan, timnas Indonesia kini menghuni posisi juru kunci Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Red Wine memang memiliki manfaat untuk tubuh, tapi sekali lagi, jangan berlebihan ya! #wine #redwine #bugar #gridnetwork

A post shared by BolaStylo (@bolastylo) on



Source : Kompas.com
Penulis : Fauzi Handoko Arif
Editor : Aziz Gancar Widyamukti
Video Pilihan