Daftar 10 Pesepak Bola Dunia yang Mengakhiri Hidup dengan Bunuh Diri

Eko Isdiyanto Selasa, 15 Oktober 2019 | 07:12 WIB
Gary Speed (via Wales Online)

BolaStylo.com - Publik Tanah Air digemparkan oleh kabar tewasnya Sulli, eks member girl band f(x) asal Korea Selatan dengan cara bunuh diri, aksi mengakhiri hidup yang sama juga pernah dilakukan sederet pemain sepak bola dunia.

Sulli diketahui meninggal dunia pada Senin (14/10/2019) di kediamannya yang terletak di kawasan Seongnam.

Sulli ditemukan sudah tak bernyawa oleh sang manajer yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian pada pukul 15.21 waktu setempat.

Usai dilakukan penyelidikan awal, pihak Kepolisian Seongnam Sujeong pun mengonfirmasi jika Sulli telah meninggal dunia dengan bunuh diri.

Cara mengakhiri hidup yang sama ternyata juga pernah dilakukan oleh sederet nama pesepak bola.

Baca Juga: Sulli f(x) Tewas Bunuh Diri, Simak Kiat Menjaga Kesehatan Mental!

Bahkan, beberapa diantaranya pernah membela klub top Eropa, semacam Barcelona, Chelsea, Manchester United dan lain sebagainya.

Berikut ini deretan nama pesepak bola dunia yang memilih mengakhiri hidup mereka dengan cara bunuh diri.

10. Hughie Gallacher (1902-1957)

Hughie Gallacher pernah menjadi bagian dari Chelsea dan Newcastle United, kariernya internasionalnya pun terbilang mentereng.

Namun, takdir berkata lain bagi sang pemain ketika hidupnya berakhir dengan cara yang terbilang tragis.

Bermula ketika ia mabuk dan secara sengaja melempar sebuah lampu yang kemudian melukai anaknya sendiri.

Baca Juga: Tewas Bunuh Diri, Sulli Pernah Dilatih Free Kick Duo Manchester United

Kejadian tersebut membuat polisi turun tangan, Gallacher pun dilarang untuk menemui anaknya.

Nahas, tepat pada 11 Juni 1957 ia sengaja menabrakan diri ke sebuah kereta ekspres yang tengah melaju kencang.

9. Carlos Jose Castillo (1927-1987)

Siapa yang tak kenal dengan sosok yang satu ini, Jose Castillo pernah tampil empat kali digelaran Piala Dunia bersama timnas Brasil, diantaranya 1950, 1954, 1958 dan 1962.

Kariernya di klub pun terbilang bagus, Castillo mencatatkan 696 pertandingan dan sukses menorehkan 777 gol untuk Fluminense.

Nahas, ia melakukan aksi bunuh diri setelah sebelumnya menjadi pelatih salah satu klub di Brasil.

Baca Juga: Salah Satu Putra Jose Mourinho Adalah Mantan Persib Bandung Ini

8. Hugh Ferguson (1898-1930)

Semasa hidupnya Hugh Ferguson dikenal sebagai sosok pria yang sederhana dan tak pernah curang dalam bermain.

Ia juga merupakan bagian dari sejarah Skotlandia setelah sukses menorehkan gelar juara Piala FA tahun 1927 dan Piala SMP Skotlandia.

Cedera, membuat Ferguson depresi hingga ia pun memilih bunuh diri pada 9 Januari 1930.

7. Ernest King (1877-1933)

Ernest King lebih dikenal dengan nama Syd King dalam dunia sepak bola.

Ia merupakan bagian dari West Ham United di tahun 1933 sebagai pelatih di klub tersebut.

Baca Juga: Suka Wedang Jahe? Ini Manfaat untuk Kesehatan Jika Rutin Dikonsumsi

Namun, kenyataan West Ham United harus terdegradasi membuat Syd King depresi.

Ia mencampur minuman alkohol dengan cairan korosif hingga akhirnya ia pun meregang nyawa.

6. Justinus Fashanu (1961-1998)

Sebeluum mengakhiri hidupnya, pria kelahiran 19 Februari 1961 ini mengaku bahwa dirinya merupakan seorang homoseksual.

Selain itu, ia banyak menyita perhatian publik sepak bola karena sebagai pemain berkulit hitam yang meminta biaya transfer sebesar 1 juta pound.

Biaya transfer tersebut dari Norwich City ke Nottingham Forest pada 1981, selain di Inggris ia juga melebarkan karier sepak bolanya hingga Amerika Serikat.

Baca Juga: Simak! Inilah Sejuta Manfaat Kesehatan Sawi Putih Bagi Tubuh

Di tahun 1998 ia dituduh melakukan pelecehan seksual hingga sempat didakwa.

Belum sempat menjalani sidang, Fashanu melarikan diri dan kemudian memilih mengakhiri hidupnya di Inggris.

5. Alan Davies (1961-1992)

Alan Davies bisa dibilang sebagai salah satu pemain paling terkenal di dunia, ketika membela Manchester United.

Selain United, Davies juga pernah membela beberapa klub Inggris lain seperti Newcastle United, Charlton Athletic dan Swansea City.

Namun sayang, ALan Davies lebih memilih mengakhiri hidupnya jelang pertandingan testimonial antara klub favoritnya.

Baca Juga: Terkenal di Korea Selatan, Kimchi Punya Manfaat Baik Untuk Kesehatan

Yakni Swansea City melawan Mancheester United, tidak diketahui secara jelas latar belakang sang pemain berbuat demikian.

4. Timothy Douglas Carter (1967-2008)

Sosok yang satu ini lebih akrab disapa dengan sebutan Tim dan bukan merupakan orang baru dalam dunia sepak bola.

Pria kelahiran 5 Oktober 1967 pernah menjadi pemain pujaan bagi Sunderland, Millwal, Okford United hingga Brimingham City.

Ia bahkan pernah membawa Millwall mencapai final Piala FA sebelum mengakhiri masa baktinya di tahun 1998.

Baca Juga: Ditemukan Tewas, Mengenang Sosok Sulli Eks Member f(x) Hobi Renang

Nahas pada 19 Juni 2008, tim ditemukan tak bernyawa dengan leher yang terjerat tali.

Banyak kalangan menilai Tim memilih mengakhiri hidupnya karena sang putra lahir dalam keadaan tidak 'sempurna'.

3. Dale Roberts (1986-2010)

Dale Roberts merupakan penjaga gawang yang sudah malang melintang di Liga Inggris.

Pria kelahiran 22 Oktobr 1986 ini pernah membela Sunderland, Middlesbrough, Nottingham Forest hingga timnas Inggris C.

Meski demikian, ia lebih memilih mengakhiri hidupnya di usianya yang ke 24 dengan cara gantung diri.

Banyak media Inggris yang mengabarkan bahwa Roberts memilih mengakhiri hidup karena tunangannya terlibat skandal dengan rekannya sendiri, Paul Terry.

Baca Juga: Jadwal Denmark Open 2019 BWF Tour Super 750, 17-20 Oktober Live TVRI!

2. Gary Speed (1969-2011)

Gary Andrew Speed merupakan salah satu pemain terbaik lebih dari satu dekade setelah 1984 di ajang Liga Inggris.

Ia pernah menjadi bagian dari Everton, Newcastle United, Bolton Wanderers dan Sheffield United serta pernah menjadi kapten timnas Wales.

Gary Speed

Namun sayang, berpofesi sebagai manajer timnas Wales membuat Speed kehilangan jalan pikiran normalnya.

Ia ditemukan tewas gantung diri di kediamannya yang berada di wilayah Chester.

Malam sebelum Speed tewas, ia sempat tampil dalam program televisi milik BBC One, yakni Football Focus.

Baca Juga: Jelang Timnas Indonesia Vs Vietnam - McMenemy: Sekarang Vietnam Sangat Sulit Dihadapi!

1. Robert Enke (1997-2009)

Robert Enke merupakan kiper yang pernah membela sejumlah klub besar seperti Barcelona, Benfica hingga Fenerbache.

Namun, sebagian besar kariernya dihabiskan bersama klub negara asalnya, Jerman, yakni Hannover 96.

Selain pernah berlaga di Olimpiade bersama timnas U-21 Jerman, ia pernah menjadi bagian dari skuat timnas Jerman di ajang Euro 2008.

Mantan kiper timnas Jerman dan Hannover 96, Robert Enke.

Setahun kemudian kejadian tragis dialami oleh kiper ini, dimana ia tewas bunuh diri.

Tepat pada 10 November 2009, Enke memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakan diri ke kereta cepat.

Depresi atas kematian putrinya diduga menjadi penyebab utama sang kiper memilih untuk bunuh diri.

Baca Juga: Anthony Ginting Bongkar Tuntas Masalahnya Jelang Denmark Open 2019



Source : berbagai sumber
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan