BWF Dituduh Menyepelekan Virus Corona dan Dicap Tidak Peduli Keselamatan Atlet

Eko Isdiyanto Minggu, 29 Maret 2020 | 15:12 WIB
Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund (tiga dari kanan), menjelang turnamen BWF Superseries Finals 2016 di Dubai, Uni Emirat Arab pada 11 Desember 2016. (TWITTER.COM/DUBAISC)

BolaStylo.com - BWF Dituding tidak peduli dengan keselamatan para atlet bulu tangkis dan menyepelekan virus corona, Sekretaris Jenderal Federasi Bulu Tangkis Dunia beri tanggapan.

Kritik dilontarkan beberapa anggota Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan para atlet terkenal yang mempertanyakan tindakan penanganan Pandemi Virus Corona atau COVID-19.

Beberapa pemain terkenal dunia sebelumnya telah melontarkan kritik atas nekatnya BWF menyelenggarakan All England 2020 pada 11-15 Maret 2020 di Birmingham, Inggris.

Kondisi semakin memburuk ketika salah satu pemain lawan tim Taiwan, dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Atas kasus ini BWF dinilai menyepelekan dan tidak peduli dengan kesehatan para atlet bulu tangkis dan hanya dicap peduli dengan keuntungan.

Baca Juga: Tak Seperti Valentino Rossi, Marc Marquez Tak Betah Jalani Karantina

Thomas Lund, Sekretaris Jenderal BWF, murka dan menulis surat terbuka guna memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang ditujukan kepada mereka.

Dalam surat terbuka tersebut, Thomas Lund menegaskan bahwa BWF sangat peduli akan keselamatan dan kesehatan para atlet bulu tangkis.

Menurut BWF pembatalan All England 2020 jika dilakukan akan berdampak pada pelatih dan pemain yang bisa kehilangan pendapatan.

Berikut isi surat terbuka Sekejn BWF terhadap tudingan yang mengklaim Federasi Bulu Tangkis Dunia ini menyelepekan pandemi Virus Corona.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Hindari 5 Kebiasaan Buruk yang Merusak Daya Tahan Tubuh

"Sangat mengecewakan untuk mengetahui bahwa sebagian anggota komunitas bulu tangkis berspekulasi tentang ketulusan dan niat baik BWF dalam masa krisis ini,"

"Akan tetapi, kami juga sangat prihatin dengan pembatalan turnamen dan efeknya terhadap para pemain elite dan pelatih," tulis Lund melanjutkan.

"Pemain dan pelatih akan berada dalam posisi menganggur untuk sementara waktu dan kehilangan pemasukan."

"Ini juga mencakup ketidakmampuan untuk berlatih dan bersaing secara efisien dan tepat sasaran menjelang Olimpiade dan Paralimpiade 2020—setidaknya sampai resmi ditunda."

Baca Juga: VIDEO - Bambang Pamungkas Cekcok dengan Ismed Sofyan Gara-gara Tempe

"Bagaimanapun, kami berpendapat BWF membuat keputusan terbaik saat itu dan dengan tulus melindungi kesehatan dan kesejahteraan semua peserta,"

Pasca All England 2020, BWF membatalkan dan menangguhkan semua turnamen yang terdapat pada kalender turnamen di tahun ini.

Krisis yang dialami akibat pandemi virus corona serta penundaan Olimpiade 2020 membuat BWF meninjau kembali regulasi kualifikasi menuju pesta olahraga terbesar di dunia itu.



Source : bolastylo.bolasport.com,Thestar.co.my
Penulis : Eko Isdiyanto
Editor : Eko Isdiyanto
Video Pilihan